salam jp – Graham Arnold minta skuad timnas Irak untuk tetap fokus
salam jp. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik salam jp sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. salam jp menjadi perhatian besar masyarakat. Topik salam jp sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Graham Arnold minta pemain timnas Irak untuk tetap fokus
Rabu, 19 November 2022 23:28 WIB waktu baca 3 menit
Rabu, 19 November 2021 23:28 WIB
Para skuad Timnas Irak merayakan sontekan berbuah gol yang dicetak oleh Mohanad Ali ketika laga menghadapi Timnas UEA pada leg kedua putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Nasional, Basra, Selasa (18/11/2021) waktu setempat. (FIFA.com)
Jakarta (ANTARA) - Juru racik tim timnas Irak Graham Arnold meminta timnya untuk tetap fokus setelah mengamankan tempat di playoff menuju Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2) di Stadion Internasional Basra, Selasa. Tiga poin Irak diantar oleh Amir Al Ammari yang mencetak lesakan melalui penalti di masa tambahan waktu, setelah Mohanad Ali menyamakan kedudukan seusai Caio Lucas membuka skor untuk UEA. Kami sekarang tinggal satu langkah lagi menuju putaran final Piala Dunia, kata Arnold, yang konferensi pers pasca laganya sempat diganggu oleh atlet Irak yang merayakan tiga poin, dikutip dari laman resmi AFC, Rabu. "Mulai pada hari ini, kami harus bekerja membangun tim yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia," tambah dia. Arnold, yang pernah membawa Australia ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, tidak menyisakan celah dalam mempersiapkan para pemain menghadapi UEA, dimana dia melarang penggunaan platform kehidupan sosial, memperketat rutinitas, serta meningkatkan pola makan dan jadwal tidur. Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai arsitek tim baru Kami masih belum lolos ke Piala Dunia, ujar Arnold. Teruslah mendukung para pemain, jalannya masih panjang tetapi tujuannya bisa dicapai. (FIFA) Arab Cup adalah berikutnya," tambah pelatih 62 tahun itu. Saya berterima kasih kepada fans yang datang di hari yang sama dan saya berjanji akan memberikan tim yang bisa mereka banggakan. Kami akan terus bekerja untuk menarik personel tim-personel tim terbaik," lanjut dia. Irak akan mengetahui jalur mereka menuju putaran final dalam pengundian hari Kamis, dengan enam tim, dua dari Concacaf dan masing-masing satu dari AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC yang akan bersaing di babak playoff. Empat tim peringkat terendah dalam peringkat dunia FIFA akan bertemu di semifinal. Dua tim peringkat tertinggi langsung masuk ke final bracket. Pemenang dua final bracket akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi Di waktu yang sama, arsitek tim UEA Cosmin Olaroiu mengakui kecewa gagal mengantarkan timnya ke Piala Dunia 2026. UEA sejatinya memiliki lebih banyak tembakan daripada tuan rumah Irak, namun itu masiih tak cukup membuat mereka meraih kemenangan. "Saya datang dengan hati terbuka ke tim nasional karena saya mencintai negara ini dan ingin membantu dengan pengalaman saya untuk lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, itu tidak cukup. Ada banyak hal yang bisa kami kendalikan dengan lebih baik dan banyak hal yang tidak bisa kami kendalikan seperti bola terakhir (penalti), ujar Olaroiu, arsitek tim asal Romania tersebut. Ini duel terbaik yang kami mainkan, tetapi dalam duel terbaik itu kami menghadapi begitu banyak hal yang melawan kami. Kami mencetak empat sontekan berbuah gol dalam dua laga dengan dua dianulir karena offside," tambah dia. Kekalahan ini adalah hasil negatif kedua yang dialami Olaroiu dalam tujuh laga memimpin UEA, sejak ditunjuk menjadi juru racik tim pada April 2026. Hasil buruk pertama yang ia alami adalah di babak putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, saat timnya kalah 1-2 dari Qatar. Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Nahkoda tim timnas Irak Graham Arnold meminta timnya untuk tetap fokus setelah mengamankan tempat di playoff menuju Piala Dunia 2026, setelah mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor 2-1 (agregat 3-2) di Stadion Internasional Basra, Selasa.
Kemenangan Irak diantar oleh Amir Al Ammari yang mencetak lesakan melalui penalti di masa tambahan waktu, setelah Mohanad Ali menyamakan kedudukan seusai Caio Lucas membuka skor untuk UEA.
Kami sekarang tinggal satu langkah lagi menuju putaran final Piala Dunia, kata Arnold, yang konferensi pers pasca laganya sempat diganggu oleh atlet Irak yang merayakan hasil positif, dikutip dari laman resmi AFC, Rabu.
"Mulai pada hari ini, kami harus bekerja membangun tim yang mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dunia," tambah dia.
Arnold, yang pernah membawa Australia ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, tidak menyisakan celah dalam mempersiapkan para pemain menghadapi UEA, dimana dia melarang penggunaan media sosial, memperketat rutinitas, serta meningkatkan pola makan dan jadwal tidur.
Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai pelatih baru
Baca juga: Irak tunjuk Graham Arnold sebagai arsitek tim baru
Kami masih belum lolos ke Piala Dunia, ujar Arnold. Teruslah mendukung para atlet, jalannya masih panjang tetapi tujuannya bisa dicapai. (FIFA) Arab Cup adalah berikutnya," tambah pelatih 62 tahun itu.
Saya berterima kasih kepada fans yang datang pada hari ini dan saya berjanji akan memberikan tim yang bisa mereka banggakan. Kami akan terus bekerja untuk menarik pemain-pemain terbaik," lanjut dia.
Irak akan mengetahui jalur mereka menuju putaran final dalam pengundian hari Kamis, dengan enam tim, dua dari Concacaf dan masing-masing satu dari AFC, CAF, CONMEBOL, dan OFC yang akan bersaing di babak playoff.
Empat tim peringkat terendah dalam peringkat dunia FIFA akan bertemu di semifinal. Dua tim peringkat tertinggi langsung masuk ke final bracket. Pemenang dua final bracket akan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi
Baca juga: Al-Ammari antar Irak ke playoff antar konfederasi
Di waktu yang sama, arsitek tim UEA Cosmin Olaroiu mengakui kecewa gagal mengantarkan timnya ke Piala Dunia 2026. UEA sejatinya memiliki lebih banyak tembakan daripada tuan rumah Irak, namun itu masiih tak cukup membuat mereka meraih kemenangan.
"Saya datang dengan hati terbuka ke skuad nasional karena saya mencintai negara ini dan ingin membantu dengan pengalaman saya untuk lolos ke Piala Dunia. Sayangnya, itu tidak cukup. Ada banyak hal yang bisa kami kendalikan dengan lebih baik dan banyak hal yang tidak bisa kami kendalikan seperti bola terakhir (penalti), ujar Olaroiu, arsitek tim asal Romania tersebut.
Ini partai terbaik yang kami mainkan, tetapi dalam duel terbaik itu kami menghadapi begitu banyak hal yang melawan kami. Kami mencetak empat jebol gawang dalam dua laga dengan dua dianulir karena offside," tambah dia.
Hasil buruk ini adalah hasil negatif kedua yang dialami Olaroiu dalam tujuh laga memimpin UEA, sejak ditunjuk menjadi nahkoda tim pada April 2022. Kekalahan pertama yang ia alami adalah di babak putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, saat timnya kalah 1-2 dari Qatar.
Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima
Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kelima
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa salam jp sangat relevan saat ini.