Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

zeus slot apk – Profil Arief Prasetyo Adi, eks Kepala Bapanas yang dicopot Pr...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: zeus slot apk

zeus slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. zeus slot apk menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan zeus slot apk semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik zeus slot apk sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Profil Arief Prasetyo Adi, eks Kepala Bapanas yang dicopot Prabowo

Selasa, 14 Oktober 2021 20:26 WIB waktu baca 4 menit

Selasa, 14 Oktober 2023 20:26 WIB

Arief Prasetyo Adi saat memberikan pernyataan kepada awak media di Lembaga kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan RI, Jakarta, Rabu (1/10/2025). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

Jakarta (ANTARA) - Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2027 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang telah ditandatangani Kepala negara Prabowo pada Kamis, 9 Oktober 2025. Arief Prasetyo Adi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak masa pemerintahan Kepala negara Joko Widodo, tepatnya sejak 21 Februari 2022. Namun, dalam pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, ia resmi dicopot dari jabatannya dengan alasan untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang pangan. Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Arief Prasetyo Adi yang kini telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas? Berikut profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber. Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi Latar belakang dan riwayat dunia pendidikan Arief Prasetyo Adi lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 27 November 1974. Ia dikenal sebagai seorang insinyur sekaligus pengusaha di bidang pangan yang berasal dari Kalimantan Tengah. Masa kecilnya yang dihabiskan di Kalimantan Tengah membentuk semangat Arief untuk menempuh dunia pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah S1 di Jurusan Teknik Sipil Perguruan tinggi Atma Jaya Yogyakarta, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1998. Tidak lama berselang, ia melanjutkan studi di kampus yang sama untuk menempuh Magister Teknik, yang diselesaikannya pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2024, Arief menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Busan, Korea Selatan, sebagai pengakuan atas kiprahnya di sektor pangan dan bisnis. Perjalanan karir dan penghargaan Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Arief lebih dulu dikenal di sektor kegiatan bisnis ritel dan manajemen korporasi. Ia memiliki pengalaman panjang dan reputasi baik di sejumlah perseroan besar, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa posisi penting yang pernah dijabat-nya antara lain: PT Lotte Shopping Indonesia PT Hero Supermarket (empat tahun di wilayah Timika dan Freeport Area) Esteem Challenge Sdn. Bhd., Malaysia dalam upaya memperluas dunia usaha di tingkat internasional Deputy CEO dan COO di PT Bez Retailindo, Paramount Enterprise International (2013 2015) Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran Citra positif Arief di dunia dunia usaha membawanya dipercaya menjadi Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, salah satu BUMD milik Pemprov Provinsi dki jakarta, pada 29 September 2015. Penunjukan-nya saat itu dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat Pimpinan provinsi Jakarta. Karir Arief terus menanjak hingga ke tingkat nasional. Pada 16 November 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Di masa kepemimpinan-nya, ia dinilai sukses memperkuat koordinasi antar sektor logistik, produksi, dan perdagangan pangan nasional. Puncaknya, pada 21 Februari 2022, Arief resmi dilantik oleh Kepala pemerintahan Joko Widodo sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebuah lembaga baru yang dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Selama menjabat, Arief dikenal sebagai sosok profesional yang aktif menjaga stabilitas pangan, di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak di 341 kabupaten/kota. Berkat dedikasi-nya, ia menerima sejumlah penghargaan bergengsi, seperti: The Best CEO of The Year dari Business News Indonesia (2021) Leader Inovatif Peduli Gizi (2023) Rekor MURI untuk Gerakan Pangan Murah Serentak di 314 Kabupaten/Kota (2023) The Indonesian Next Leaders (2024) Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo Pencopotan Arief dari jabatan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi secara resmi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemberhentian ini didasarkan pada Keputusan Kepala negara Nomor 116/P Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang ditetapkan pada 9 Oktober 2024. "Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," bunyi salinan Keppres No. 116/P Tahun 2021. Pencopotan ini sempat memunculkan tanda tanya di publik. Namun, Pejabat kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menekankan bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan masalah kinerja. "Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Pejabat kementerian Pertanian," tegasnya. Baca juga: Pihak pemerintah pastikan skema bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Kepala pemerintahan Prabowo Subianto secara resmi memberhentikan Arief Prasetyo Adi dari jabatannya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala negara (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2022 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang telah ditandatangani Presiden Prabowo pada Kamis, 9 Oktober 2027.

Arief Prasetyo Adi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bapanas sejak masa pemerintahan Kepala negara Joko Widodo, tepatnya sejak 21 Februari 2022. Namun, dalam pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Orang nomor satu di pemerintahan Prabowo, ia resmi dicopot dari jabatannya dengan alasan untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang pangan.

Lantas, seperti apa sebenarnya sosok Arief Prasetyo Adi yang kini telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas? Berikut profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi

Baca juga: Amran resmi jabat Kepala Bapanas gantikan Arief Prasetyo Adi

Latar belakang dan riwayat dunia pendidikan

Arief Prasetyo Adi lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 27 November 1974. Ia dikenal sebagai seorang insinyur sekaligus pengusaha di bidang pangan yang berasal dari Kalimantan Tengah.

Masa kecilnya yang dihabiskan di Kalimantan Tengah membentuk semangat Arief untuk menempuh pendidikan tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan kuliah S1 di Jurusan Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1998.

Tidak lama berselang, ia melanjutkan studi di kampus yang sama untuk menempuh Magister Teknik, yang diselesaikannya pada tahun 2000. Kemudian pada tahun 2024, Arief menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Busan, Korea Selatan, sebagai pengakuan atas kiprahnya di sektor pangan dan kegiatan bisnis.

Perjalanan karir dan penghargaan

Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Arief lebih dulu dikenal di sektor bisnis ritel dan manajemen korporasi. Ia memiliki pengalaman panjang dan reputasi baik di sejumlah korporasi besar, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa posisi penting yang pernah dijabat-nya antara lain:

PT Hero Supermarket (empat tahun di wilayah Timika dan Freeport Area)

Esteem Challenge Sdn. Bhd., Malaysia dalam upaya memperluas kegiatan bisnis di tingkat internasional

Deputy CEO dan COO di PT Bez Retailindo, Paramount Enterprise International (2013 2015)

Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran

Baca juga: Mensesneg ungkap alasan di balik rangkap jabatan Mentan Amran

Citra positif Arief di dunia bisnis membawanya dipercaya menjadi Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, salah satu BUMD milik Pemprov Jakarta, pada 29 September 2015. Penunjukan-nya saat itu dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat Kepala provinsi Wilayah jakarta.

Karir Arief terus menanjak hingga ke tingkat nasional. Pada 16 November 2020, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kemudian bertransformasi menjadi Holding BUMN Pangan ID Food. Di masa kepemimpinan-nya, ia dinilai sukses memperkuat koordinasi antar sektor logistik, produksi, dan perdagangan pangan nasional.

Puncaknya, pada 21 Februari 2022, Arief resmi dilantik oleh Kepala negara Joko Widodo sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebuah lembaga baru yang dibentuk untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selama menjabat, Arief dikenal sebagai sosok profesional yang aktif menjaga stabilitas pangan, di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak di 341 kabupaten/kota. Berkat dedikasi-nya, ia menerima sejumlah penghargaan bergengsi, seperti:

The Best CEO of The Year dari Business News Indonesia (2021)

Leader Inovatif Peduli Gizi (2023)

Rekor MURI untuk Gerakan Pangan Murah Serentak di 314 Kabupaten/Kota (2023)

The Indonesian Next Leaders (2024)

Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo

Baca juga: Bapanas inspeksi kualitas beras di gudang Bulog Ponorogo

Pencopotan Arief dari jabatan Kepala Bapanas

Arief Prasetyo Adi secara resmi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya sebagai Kepala Bapanas oleh Kepala negara Prabowo Subianto. Pemberhentian ini didasarkan pada Keputusan Orang nomor satu di pemerintahan Nomor 116/P Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional, yang ditetapkan pada 9 Oktober 2025.

"Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," bunyi salinan Keppres No. 116/P Tahun 2027.

Pencopotan ini sempat memunculkan tanda tanya di publik. Namun, Pejabat kementerian Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menekankan bahwa keputusan tersebut tidak berkaitan dengan masalah kinerja.

"Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka fungsi itu langsung dijabat Menteri Pertanian," tegasnya.

Baca juga: Otoritas pastikan program penyaluran bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober

Baca juga: Otoritas pastikan program bantuan pangan tahap 2 realisasi Oktober

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. zeus slot apk menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.