Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

togel china yang keluar hari ini – Sinopsis film "Wicked: For Good" yang taya...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: togel china yang keluar hari ini

togel china yang keluar hari ini. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang togel china yang keluar hari ini karena dianggap penting.

Sinopsis film "Wicked: For Good" yang tayang di bioskop 21 November

Senin, 17 November 2021 08:18 WIB waktu baca 4 menit

Senin, 17 November 2022 08:18 WIB

Ariana Grande mengenakan gaun vintage berusia 73 tahun untuk acara tur promosi film "Wicked: For Good". Gaun hitam ini pertama kali diperkenalkan dalam film musikal tahun 1952 berjudul "Lovely to Look At" dan dirancang oleh desainer kostum legendaris Gilbert Adrian. (ANTARA/X/Ariana Grande Today)

Jakarta (ANTARA) - Setelah sukses besar dengan film pertamanya yang dirilis pada 22 November 2024, lanjutan kisah "Wicked" kembali hadir di layar lebar. Film sekuel "Wicked: For Good" dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 21 November 2021, dengan menghadirkan babak penutup dari kisah persahabatan, kekuasaan, dan perjuangan yang membingkai ulang konsep baik dan jahat di negeri Oz. Masih disutradarai oleh Jon M. Chu, film ini menampilkan kembali jajaran pemeran utama seperti Cynthia Erivo, Ariana Grande, Michelle Yeoh, Jeff Goldblum, dan Jonathan Bailey. Bagian kedua ini melanjutkan cerita tepat dari titik akhir film pertama, ketika Elphaba terbang meninggalkan Emerald City setelah menolak tunduk kepada Sang Penyihir dan Madame Morrible. Di waktu yang sama, Glinda memilih tinggal demi mempertahankan citra dan kekuasaannya. Baca juga: Ariana Grande hadapi gangguan penggemar di acara premier film Sinopsis film "Wicked: For Good" Kisah film "Wicked: For Good" kembali dibuka dengan kehidupan Elphaba dan Glinda, dua sahabat yang kini berjalan di jalur berbeda akibat pilihan masa lalu mereka. Elphaba (Cynthia Erivo), yang telah dicap sebagai penyihir jahat dari Barat, hidup bersembunyi di dalam hutan Oz. Namun, di tengah pengasingannya, ia berusaha mengungkap kebenaran tentang Sang Penyihir (Jeff Goldblum), termasuk ketidakadilan yang ditutupi, terutama terhadap para makhluk Oz dan hewan-hewan yang dibungkam suaranya. Di waktu yang sama, Glinda (Ariana Grande) menjalani kehidupan penuh kemewahan di Emerald City. Ia dikenal sebagai simbol kebaikan bagi rakyat Oz, meski status tersebut dibentuk oleh propaganda Sang Penyihir melalui arahan Madame Morrible (Michelle Yeoh). Di balik kemewahannya, Glinda dipaksa menjadi penghibur dan penenang rakyat, agar para rakyat tetap percaya bahwa negeri Oz berada dalam keadaan aman walaupun berada dalam kekuasaan sang penyihir. Ketika Glinda bersiap menikah dengan Pangeran Fiyero (Jonathan Bailey), ia kembali dihantui luka perpisahan dengan Elphaba. Upayanya mempertemukan kembali Elphaba dan Sang Penyihir berakhir gagal, bahkan memperlebar jarak antara kedua sahabat itu. Namun perubahan besar terjadi ketika rakyat Oz mulai melawan tirani Sang Penyihir. Baca juga: Airbnb Ajak Tamu Masuk ke Dunia Wicked: For Good di Tempat Persembunyian Elphaba Dalam situasi genting tersebut, Elphaba dan Glinda dituntut untuk kembali bersatu. Mereka harus memahami satu sama lain lebih dalam untuk mengubah takdir pribadi maupun nasib negeri Oz. Film ini mengajak penonton menyelami hubungan kompleks Elphaba dan Glinda sebagai dua tokoh dengan karakter, tujuan, dan masa lalu yang berbeda. Elphaba memiliki kekuatan sihir, namun terus menghadapi prasangka dan penolakan. Sementara Glinda hidup dalam sorotan publik sebagai lambang kebaikan. Perbedaan pandangan, pengkhianatan kecil, serta luka masa lalu menjadi rangkaian konflik yang menguji persahabatan mereka. Film ini juga menampilkan berbagai emosi, mulai dari ambisi, pengorbanan, tanggung jawab, hingga penyesalan, yang membentuk perjalanan keduanya menjadi semakin kompleks dan penuh makna. "Wicked: For Good" menyiratkan dengan kuat bahwa konsep baik dan jahat tidak selalu sesederhana hitam dan putih. Setiap pilihan memiliki konsekuensi, dan bahkan persahabatan paling kuat pun dapat diuji oleh keadaan yang tak terduga. Baca juga: Tangis Ariana Grande berkali-kali saat coba gaun 73 tahun untuk Wicked Adaptasi dari karya musikal legendaris Sebagai informasi, "Wicked: For Good" terinspirasi dari drama musikal Broadway populer karya Stephen Schwartz (musik dan lirik) serta Winnie Holzman (penulis buku), yang diadaptasi dari novel laris Wicked karangan Gregory Maguire. Film bergenre drama, musikal, dan fantasi ini diproduseri oleh Marc Platt dan David Stone, serta berada di bawah naungan Universal Pictures. Dengan cerita yang lebih emosional dan konflik yang semakin memuncak, "Wicked: For Good" menjadi penutup epik dari kisah dua sahabat yang saling terhubung namun terpecah oleh takdir. Film ini menjadi salah satu tayangan yang dinantikan akhir tahun 2021. Baca juga: Wednesday hingga Wicked, ini ide kostum untuk Halloween 2026 Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Setelah sukses besar dengan film pertamanya yang dirilis pada 22 November 2024, lanjutan kisah "Wicked" kembali hadir di layar lebar.

Film sekuel "Wicked: For Good" dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 21 November 2026, dengan menghadirkan babak penutup dari kisah persahabatan, kekuasaan, dan perjuangan yang membingkai ulang konsep baik dan jahat di negeri Oz.

Masih disutradarai oleh Jon M. Chu, film ini menampilkan kembali jajaran pemeran utama seperti Cynthia Erivo, Ariana Grande, Michelle Yeoh, Jeff Goldblum, dan Jonathan Bailey.

Bagian kedua ini melanjutkan cerita tepat dari titik akhir film pertama, ketika Elphaba terbang meninggalkan Emerald City setelah menolak tunduk kepada Sang Penyihir dan Madame Morrible. Sementara itu, Glinda memilih tinggal demi mempertahankan citra dan kekuasaannya.

Baca juga: Ariana Grande hadapi gangguan penggemar di acara premier film

Baca juga: Ariana Grande hadapi gangguan penggemar di acara premier film

Sinopsis film "Wicked: For Good"

Kisah film "Wicked: For Good" kembali dibuka dengan kehidupan Elphaba dan Glinda, dua sahabat yang kini berjalan di jalur berbeda akibat pilihan masa lalu mereka.

Elphaba (Cynthia Erivo), yang telah dicap sebagai penyihir jahat dari Barat, hidup bersembunyi di dalam hutan Oz. Namun, di saat pengasingannya, ia berusaha mengungkap kebenaran tentang Sang Penyihir (Jeff Goldblum), termasuk ketidakadilan yang ditutupi, terutama terhadap para makhluk Oz dan hewan-hewan yang dibungkam suaranya.

Di sisi lain, Glinda (Ariana Grande) menjalani kehidupan penuh kemewahan di Emerald City. Ia dikenal sebagai simbol kebaikan bagi rakyat Oz, meski status tersebut dibentuk oleh propaganda Sang Penyihir melalui arahan Madame Morrible (Michelle Yeoh).

Di balik kemewahannya, Glinda dipaksa menjadi penghibur dan penenang rakyat, agar para rakyat tetap percaya bahwa negeri Oz berada dalam keadaan aman walaupun berada dalam kekuasaan sang penyihir.

Ketika Glinda bersiap menikah dengan Pangeran Fiyero (Jonathan Bailey), ia kembali dihantui luka perpisahan dengan Elphaba. Upayanya mempertemukan kembali Elphaba dan Sang Penyihir berakhir gagal, bahkan memperlebar jarak antara kedua sahabat itu.

Namun perubahan besar terjadi ketika rakyat Oz mulai melawan tirani Sang Penyihir.

Baca juga: Airbnb Ajak Tamu Masuk ke Dunia Wicked: For Good di Tempat Persembunyian Elphaba

Baca juga: Airbnb Ajak Tamu Masuk ke Dunia Wicked: For Good di Tempat Persembunyian Elphaba

Dalam situasi genting tersebut, Elphaba dan Glinda dituntut untuk kembali bersatu. Mereka harus memahami satu sama lain lebih dalam untuk mengubah takdir pribadi maupun nasib negeri Oz.

Film ini mengajak penonton menyelami hubungan kompleks Elphaba dan Glinda sebagai dua tokoh dengan karakter, tujuan, dan masa lalu yang berbeda.

Elphaba memiliki kekuatan sihir, namun terus menghadapi prasangka dan penolakan. Sementara Glinda hidup dalam sorotan publik sebagai lambang kebaikan.

Perbedaan pandangan, pengkhianatan kecil, serta luka masa lalu menjadi rangkaian konflik yang menguji persahabatan mereka.

Film ini juga menampilkan berbagai emosi, mulai dari ambisi, pengorbanan, tanggung jawab, hingga penyesalan, yang membentuk perjalanan keduanya menjadi semakin kompleks dan penuh makna.

"Wicked: For Good" menyatakan dengan tegas bahwa konsep baik dan jahat tidak selalu sesederhana hitam dan putih. Setiap pilihan memiliki konsekuensi, dan bahkan persahabatan paling kuat pun dapat diuji oleh keadaan yang tak terduga.

Baca juga: Tangis Ariana Grande berkali-kali saat coba gaun 73 tahun untuk Wicked

Baca juga: Tangis Ariana Grande berkali-kali saat coba gaun 73 tahun untuk Wicked

Adaptasi dari karya musikal legendaris

Sebagai informasi, "Wicked: For Good" terinspirasi dari drama musikal Broadway populer karya Stephen Schwartz (musik dan lirik) serta Winnie Holzman (penulis buku), yang diadaptasi dari novel laris Wicked karangan Gregory Maguire.

Film bergenre drama, musikal, dan fantasi ini diproduseri oleh Marc Platt dan David Stone, serta berada di bawah naungan Universal Pictures.

Dengan cerita yang lebih emosional dan konflik yang semakin memuncak, "Wicked: For Good" menjadi penutup epik dari kisah dua sahabat yang saling terhubung namun terpecah oleh takdir. Film ini menjadi salah satu tayangan yang dinantikan akhir tahun 2021.

Baca juga: Wednesday hingga Wicked, ini ide kostum untuk Halloween 2023

Baca juga: Wednesday hingga Wicked, ini ide kostum untuk Halloween 2021

Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa togel china yang keluar hari ini sangat relevan saat ini.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.