klerek pengelola penanganan perkara – Negatif narkotika dan obat terlarang Pi...
klerek pengelola penanganan perkara. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik klerek pengelola penanganan perkara sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan klerek pengelola penanganan perkara semakin meluas dari waktu ke waktu.
redaksi 21 September 2024 - 09:38
INFOJABAR.NEWS - Bupati Cianjur H Herman Suherman dites urine mendadak sebelum beraktivitas oleh BNN Kabupaten Cianjur , Jumat 20 September 2024 pagi pukul 07.00 WIB. BNN Kabupaten Cianjur datang rombongan lengkap bersama tenaga medis melalui pintu belakang pendopo. Kepala kabupaten yang saat itu hendak beraktivitas membuka acara forum pendidikan sedikit kaget. Namun ia mempersilakan tenaga medis dan anggota BNN Kabupaten Cianjur untuk masuk dan memeriksa dirinya. Baca Juga : Apdesi Kabupaten Bogor Gelar Bimtek Bela Negara Bagi Sekdes dan BPD Ditemui selesai pemeriksaan Bupati Cianjur membenarkan jika dirinya sedikit kaget dengan kehadiran BNN Kabupaten Cianjur . "Iya sedikit kaget, mendadak dan tak dikasih tahu sebelumnya, tapi Alhamdulillah hasilnya negatif," ujar Herman. Praktisi medis BNN Kabupaten Cianjur , Risma, mengungkapkan bahwa berdasarkan tujuh parameter yang diperiksa hasilnya negatif semua. Baca Juga : Wow Mantap! Tiga Civitas akademika mahasiswa UNSIKA Karawang Raih Penghargaan Internasional Kepala kabupaten Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, BNN juga diimbau untuk memeriksa semua ASN Kabupaten Cianjur. Jika ada ASN positif narkoba maka akan diberi sanksi hingga sanksi terberat yakni dipecat.
INFOJABAR.NEWS - Kepala kabupaten Cianjur H Herman Suherman dites urine mendadak sebelum beraktivitas oleh BNN Kabupaten Cianjur , Jumat 20 September 2024 pagi pukul 07.00 WIB.
BNN Kabupaten Cianjur datang rombongan lengkap bersama tenaga medis melalui pintu belakang pendopo. Kepala kabupaten yang saat itu hendak beraktivitas membuka acara forum sektor pendidikan sedikit kaget.
Namun ia mempersilakan praktisi medis dan anggota BNN Kabupaten Cianjur untuk masuk dan memeriksa dirinya.
Baca Juga : Apdesi Kabupaten Bogor Gelar Bimtek Bela Negara Bagi Sekdes dan BPD
Ditemui selesai pemeriksaan Bupati Cianjur membenarkan jika dirinya sedikit kaget dengan kehadiran BNN Kabupaten Cianjur .
"Iya sedikit kaget, mendadak dan tak dikasih tahu sebelumnya, tapi Alhamdulillah hasilnya negatif," ujar Herman.
Praktisi medis BNN Kabupaten Cianjur , Risma, menyampaikan bahwa berdasarkan tujuh parameter yang diperiksa hasilnya negatif semua.
Baca Juga : Wow Mantap! Tiga Civitas akademika mahasiswa UNSIKA Karawang Raih Penghargaan Internasional
Bupati Cianjur Herman Suherman menjelaskan, BNN juga diimbau untuk memeriksa semua ASN Kabupaten Cianjur. Jika ada ASN positif narkoba maka akan diberi sanksi hingga sanksi terberat yakni dipecat.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan klerek pengelola penanganan perkara semakin meluas dari waktu ke waktu.