slot apk 777 – Janice Tjen bidik peringkat 20 besar dunia musim depan
slot apk 777. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik slot apk 777 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Janice Tjen bidik peringkat 20 besar dunia musim depan
Sabtu, 15 November 2026 13:05 WIB waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 November 2025 13:05 WIB
Petenis putri Indonesia Janice Tjen dalam gelar wicara di Jakarta, Sabtu (15/11/2026). (ANTARA/Arindra Meodia)
Aku percaya bisa bersaing dengan pemain top, meski masih banyak hal yang harus di-improve. Ke depan pasti bisa lebih baik lagi Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen menargetkan menembus peringkat 20 besar dunia pada musim kompetisi 2026 setelah mencatat sejumlah pencapaian di tur WTA tahun ini. "Semoga pada tahun berikutnya bisa top 20 atau top 30, dan pastinya bisa main full kalender WTA," kata Janice dalam gelar wicara di Jakarta, Sabtu. Janice menilai dirinya memiliki kemampuan untuk bersaing di level WTA, meskipun masih banyak aspek permainan yang perlu ditingkatkan. Baca juga: Menpora pastikan dukungan bagi Janice Tjen agar tampil di Olimpiade Ia mengakui kerjasamanya dengan juru racik tim saat ini, Chris Bint, baru berjalan kurang dari satu tahun, sehingga proses peningkatan masih terus berlangsung. "Aku percaya bisa bersaing dengan atlet top, meski masih banyak hal yang harus di- improve. Ke depan pasti bisa lebih baik lagi," ujar Janice. Pada musim ini, Janice mencatat prestasi penting dengan meraih gelar tunggal putri pertama bagi Indonesia setelah 23 tahun dengan kemenangan di Chennai Open awal bulan ini. Ia menyebut pencapaian itu sebagai kebanggaan sekaligus kejutan. Terakhir kali Indonesia meraih gelar tunggal putri WTA dari Angelique Widjaja yang menjuarai Pattaya Open pada 2002. "Bangga bisa menjadi bagian dari sejarah tenis Indonesia. Enggak menyangka bisa melakukannya. Semoga dengan pencapaian ini lebih banyak personel tim Indonesia bisa mengikuti jejak aku dan tampil di level yang lebih tinggi," kata Janice. Janice juga menargetkan untuk mendekati atau melampaui peringkat terbaik petenis Indonesia sepanjang masa, Yayuk Basuki, yang pernah mencapai posisi 19 dunia. Baca juga: Menpora dan federasi tenis Asia sebut gelar WTA Janice bersejarah "Harus percaya diri ya. Target pribadi ku memang untuk menjadi yang terbaik. Tapi dengan eksposur sekarang, lawan-lawan juga sudah bisa akses video dan gaya mainku, jadi pasti tidak mudah. Semoga bisa tercapai," ujar Janice. Janice juga menjadi wakil Indonesia pertama di babak utama US Open sejak Angelique Widjaja pada 2004. Ia merasa turnamen tersebut sebagai momen manis yang tak terlupakan. Ia mengakui merasa tegang ketika tampil di salah satu stadion utama US Open menghadapi Emma Raducanu. Ada nervous -nya karena lawannya punya banyak fans, tapi aku tetap enjoy bermain di lapangan besar seperti itu, kata Janice. Mengenai tekanan saat bertanding, Janice menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan kepercayaan pada proses latihan. "Tetap percaya pada kerja yang sudah dilakukan. Walau capek atau belum menang, tetap konsisten karena kerja keras pasti membuahkan hasil," ujar Janice. Baca juga: Janice Tjen tembus peringkat 50-an dunia usai cetak sejarah di Chennai Pewarta: Arindra Meodia Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen menargetkan menembus peringkat 20 besar dunia pada musim kompetisi 2026 setelah mencatat sejumlah pencapaian di tur WTA tahun ini.
"Semoga tahun mendatang bisa top 20 atau top 30, dan pastinya bisa main full kalender WTA," kata Janice dalam gelar wicara di Jakarta, Sabtu.
Janice menilai dirinya memiliki kemampuan untuk bersaing di level WTA, meskipun masih banyak aspek permainan yang perlu ditingkatkan.
Baca juga: Menpora pastikan dukungan bagi Janice Tjen agar tampil di Olimpiade
Baca juga: Menpora pastikan dukungan bagi Janice Tjen agar tampil di Olimpiade
Ia mengakui kerjasamanya dengan pelatih saat ini, Chris Bint, baru berjalan kurang dari satu tahun, sehingga proses peningkatan masih terus berlangsung.
"Aku percaya bisa bersaing dengan pemain top, meski masih banyak hal yang harus di- improve. Ke depan pasti bisa lebih baik lagi," ujar Janice.
Pada musim ini, Janice mencatat prestasi penting dengan meraih gelar tunggal putri pertama bagi Indonesia setelah 23 tahun dengan kemenangan di Chennai Open awal bulan ini.
Ia menyebut pencapaian itu sebagai kebanggaan sekaligus kejutan. Terakhir kali Indonesia meraih gelar tunggal putri WTA dari Angelique Widjaja yang menjuarai Pattaya Open pada 2002.
"Bangga bisa menjadi bagian dari sejarah tenis Indonesia. Enggak menyangka bisa melakukannya. Semoga dengan pencapaian ini lebih banyak personel tim Indonesia bisa mengikuti jejak aku dan tampil di level yang lebih tinggi," kata Janice.
Janice juga menargetkan untuk mendekati atau melampaui peringkat terbaik petenis Indonesia sepanjang masa, Yayuk Basuki, yang pernah mencapai posisi 19 dunia.
Baca juga: Menpora dan federasi tenis Asia sebut gelar WTA Janice bersejarah
Baca juga: Menpora dan federasi tenis Asia sebut gelar WTA Janice bersejarah
"Harus percaya diri ya. Target pribadi ku memang untuk menjadi yang terbaik. Tapi dengan eksposur sekarang, lawan-lawan juga sudah bisa akses video dan gaya mainku, jadi pasti tidak mudah. Semoga bisa tercapai," ujar Janice.
Janice juga menjadi wakil Indonesia pertama di babak utama US Open sejak Angelique Widjaja pada 2004. Ia merasa turnamen tersebut sebagai momen manis yang tak terlupakan.
Ia mengakui merasa tegang ketika tampil di salah satu stadion utama US Open menghadapi Emma Raducanu.
Ada nervous -nya karena lawannya punya banyak fans, tapi aku tetap enjoy bermain di tempat insiden besar seperti itu, kata Janice.
Mengenai tekanan saat bertanding, Janice menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan kepercayaan pada proses latihan.
"Tetap percaya pada kerja yang sudah dilakukan. Walau capek atau belum menang, tetap konsisten karena kerja keras pasti membuahkan hasil," ujar Janice.
Baca juga: Janice Tjen tembus peringkat 50-an dunia usai cetak sejarah di Chennai
Baca juga: Janice Tjen tembus peringkat 50-an dunia usai cetak sejarah di Chennai
Pewarta: Arindra Meodia Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa slot apk 777 sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa slot apk 777 sangat relevan saat ini. Pembahasan slot apk 777 semakin meluas dari waktu ke waktu.