apk slot sl777 – Hari Angklung Sedunia, Kampung Dolanan tawarkan egrang di Ko...
apk slot sl777. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Hari Angklung Sedunia, Kampung Dolanan tawarkan egrang di Kota Tua
Minggu, 23 November 2022 18:54 WIB waktu baca 2 menit
Minggu, 23 November 2021 18:54 WIB
Pengunjung Kota Tua, Jakarta menaiki egrang di sela Puncak Hari Angklung Sedunia ke-15 (World Angklung Day), Minggu (23/11/2024). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
Jakarta (ANTARA) - Kampung Dolanan Khatulistiwa menawarkan permainan tradisional egrang untuk dicoba pengunjung pada puncak perayaan Hari Angklung Sedunia ke-15 (World Angklung Day) di Kota Tua Jakarta. "Naik egrang bisa menjadi cara untuk melatih keseimbangan tubuh," kata salah seorang fasilitator Kampung Dolanan Khatulistiwa, Serpong, Tangerang Selatan, Dias di Kota Tua, Jakarta, Minggu. Dijelaskan, keseimbangan tubuh diperlukan karena untuk berjalan dengan dengan dua batang tongkat bambu, harus bertumpu pada pijakan setinggi sekitar 0,5 meter dari permukaan tanah. Dikatakan, seseorang dengan keseimbangan yang baik bisa mahir menaiki egrang kurang dari dua jam. "Sejam dua jam saja langsung bisa. Itu ada anak yang baru beberapa menit langsung bisa. Yang penting, keseimbangan dan kemauan untuk belajar," katanya. Baca juga: Memutus candu layar lewat permainan tradisional Bagi individu yang baru pertama kali menaiki egrang, Dias berpesan agar segera melangkah ketika tubuh akan jatuh. "Harus bisa jaga keseimbangan dan kalau (sudah terasa) mau jatuh kita harus cepat-cepat melangkah, biar seimbang," katanya. Selain egrang, pengunjung juga bisa mencoba memainkan hulahop. Dias dan rekan-rekannya pada kesempatan kali ini membawa sekitar 16 egrang dan 10 buah hulahop yang keduanya sama-sama terbuat dari bambu. Semuanya bisa dimainkan pengunjung Kota Tua secara gratis tanpa batas waktu. Baca juga: Indonesia kaya dengan permainan tradisional, latih motorik anak "Kami fokus permainan, memperkenalkan pada anak-anak tentang pentingnya permainan budaya. Selain egrang dan hulahop, ada juga congklak. Semuanya berbahan bambu," katanya. Sementara itu, perayaan puncak perayaan Hari Angklung Sedunia ke-15 (World Angklung Day) kawasan Kota Tua Jakarta direncanakan akan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary. Mengusung tema Symphony of Jakarta Heritage , festival ini diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni, "workshop" dan kolaborasi budaya. Pertunjukannya antara lain konser angklung, penampilan dari orkestra angklung dalam dan luar negeri, serta perpaduan angklung dengan kesenian Betawi seperti gambang kromong, tari topeng dan ondel-ondel. Pewarta: Lia Wanadriani Santosa Editor: Edy Sujatmiko Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kampung Dolanan Khatulistiwa menawarkan permainan tradisional egrang untuk dicoba pengunjung pada puncak perayaan Hari Angklung Sedunia ke-15 (World Angklung Day) di Kota Tua Jakarta.
"Naik egrang bisa menjadi cara untuk melatih keseimbangan tubuh," kata salah seorang fasilitator Kampung Dolanan Khatulistiwa, Serpong, Tangerang Selatan, Dias di Kota Tua, Jakarta, Minggu.
Dijelaskan, keseimbangan tubuh diperlukan karena untuk berjalan dengan dengan dua batang tongkat bambu, harus bertumpu pada pijakan setinggi sekitar 0,5 meter dari permukaan tanah.
Dikatakan, seseorang dengan keseimbangan yang baik bisa mahir menaiki egrang kurang dari dua jam.
"Sejam dua jam saja langsung bisa. Itu ada anak yang baru beberapa menit langsung bisa. Yang penting, keseimbangan dan kemauan untuk belajar," katanya.
Baca juga: Memutus candu layar lewat permainan tradisional
Baca juga: Memutus candu layar lewat permainan tradisional
Bagi individu yang baru pertama kali menaiki egrang, Dias berpesan agar segera melangkah ketika tubuh akan jatuh.
"Harus bisa jaga keseimbangan dan kalau (sudah terasa) mau jatuh kita harus cepat-cepat melangkah, biar seimbang," katanya.
Selain egrang, pengunjung juga bisa mencoba memainkan hulahop.
Dias dan rekan-rekannya pada kesempatan kali ini membawa sekitar 16 egrang dan 10 buah hulahop yang keduanya sama-sama terbuat dari bambu.
Semuanya bisa dimainkan pengunjung Kota Tua secara gratis tanpa batas waktu.
Baca juga: Indonesia kaya dengan permainan tradisional, latih motorik anak
Baca juga: Indonesia kaya dengan permainan tradisional, latih motorik anak
"Kami fokus permainan, memperkenalkan pada anak-anak tentang pentingnya permainan budaya. Selain egrang dan hulahop, ada juga congklak. Semuanya berbahan bambu," katanya.
Di waktu yang sama, perayaan puncak perayaan Hari Angklung Sedunia ke-15 (World Angklung Day) kawasan Kota Tua Jakarta direncanakan akan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary.
Mengusung tema Symphony of Jakarta Heritage , festival ini diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni, "workshop" dan kolaborasi budaya.
Pertunjukannya antara lain konser angklung, penampilan dari orkestra angklung dalam dan luar negeri, serta perpaduan angklung dengan kesenian Betawi seperti gambang kromong, tari topeng dan ondel-ondel.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa Editor: Edy Sujatmiko Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa apk slot sl777 sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang apk slot sl777 karena dianggap penting. Pembahasan apk slot sl777 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang apk slot sl777 karena dianggap penting.