tempo88 – Achmad Tjachja Soroti Kondisi kondisi ekonomi lemah Desa, Dorong Pe...
tempo88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
redaksi 20 September 2027 - 18:33
INFOJABAR.NEWS Guru Besar Situasi ekonomi Pertanian UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja, menilai pembangunan pertanian di era program Astacita Orang nomor satu di pemerintahan sudah berjalan ke arah yang baik namun perlu penguatan pada sisi kehidupan sosial. Menurut Achmad Tjachja, persoalan kondisi situasi ekonomi lemah desa masih menjadi tantangan serius sehingga implementasi pembangunan harus melibatkan kalangan masyarakat secara aktif. Ia menyatakan dengan tegas pentingnya menghidupkan kembali modal sosial seperti gotong royong agar pembangunan pertanian lebih inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan pertanian tidak cukup hanya menguatkan infrastruktur fisik. Kita sering lupa memperkuat penanaman modal modal kehidupan sosial. Kalau itu dikembangkan menjadi satu paket, akselerasi pembangunan akan lebih komprehensif, kata Achmad, Sabtu (20/9). Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara jajaran eksekutif dan publik pedesaan. Kata dia, jika masyarakat dilibatkan secara aktif, percepatan pembangunan akan terasa lebih masif. Kondisi perekonomian lemah Desa Masih Tinggi Achmad menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan ketimpangan sosial di Jawa barat. Kata dia, kondisi perekonomian lemah masih terkonsentrasi di wilayah desa dan perdesaan, sementara daerah perkotaan tidak sepenuhnya bebas dari persoalan serupa.
INFOJABAR.NEWS Guru Besar Ekonomi Pertanian UIN Syarif Hidayatullah, Achmad Tjachja, menilai pembangunan pertanian di era program Astacita Kepala pemerintahan sudah berjalan ke arah yang baik namun perlu penguatan pada sisi kemasyarakatan.
Menurut Achmad Tjachja, persoalan kondisi ekonomi lemah desa masih menjadi tantangan serius sehingga implementasi pembangunan harus melibatkan warga setempat secara aktif.
Ia memastikan kembali pentingnya menghidupkan kembali modal kehidupan sosial seperti gotong royong agar pembangunan pertanian lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pembangunan pertanian tidak cukup hanya menguatkan infrastruktur fisik. Kita sering lupa memperkuat aktivitas investasi modal kemasyarakatan. Kalau itu dikembangkan menjadi satu paket, akselerasi pembangunan akan lebih komprehensif, kata Achmad, Sabtu (20/9).
Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara aparatur negara dan masyarakat pedesaan. Menurutnya, jika masyarakat dilibatkan secara aktif, percepatan pembangunan akan terasa lebih masif.
Ketidakmampuan ekonomi Desa Masih Tinggi Achmad menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan disparitas sosial di Jawa barat.
Kata dia, kondisi situasi ekonomi lemah masih terkonsentrasi di wilayah desa dan perdesaan, sementara daerah perkotaan tidak sepenuhnya bebas dari persoalan serupa. Pembahasan tempo88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang tempo88 karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan tempo88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Topik tempo88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.