Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

pulsa303 – Ini profil Glenny Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: pulsa303

pulsa303. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Ini profil Glenny Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia

Kamis, 16 Oktober 2026 16:53 WIB waktu baca 3 menit

Kamis, 16 Oktober 2021 16:53 WIB

Letjen APARAT TNI (Purn) Glenny Kairupan. (PBLI)

Jakarta (ANTARA) - Glenny H. Kairupan resmi menjabat Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia pada Rabu, menggantikan posisi Wamildan Tsani yang menjabat sejak November 2024. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia yang berlangsung di Auditorium Gedung Manajemen Garuda, Cengkareng, Jakarta. Dalam agenda perubahan pengurus Perseroan itu turut menunjuk pula Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris; serta dua orang direktur asing, yakni Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dan Neil Raymond Nills sebagai Direktur Transformasi. Disebutkan agenda perubahan susunan pengurus itu merupakan bagian dari langkah strategis Perseroan dalam memperkuat proses restrukturisasi penyehatan. Adapun pada 2024, Glenny Kairupan telah lebih dulu menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia. Profil Glenny Kairupan Glenny merupakan purnawirawan APARAT TNI yang lahir pada 11 Februari 1949 di Manado, Sulawesi Utara. Sebagai purnawirawan TENTARA NASIONAL INDONESIA, ia merupakan sahabat dari Orang nomor satu di pemerintahan RI Prabowo Subianto sejak masih menjadi taruna di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada tahun 1970. Prabowo menggambarkan sosok Glenny sebagai seseorang dengan fisik yang kuat, atletis, serta berani dan patriotik. Ia disebut pula sebagai orang yang periang sekaligus humoris. Pria yang akrab disapa Glen itu tumbuh besar di Jakarta. Glenny merupakan lulusan AKABRI bagian darat tahun 1973. Ia menunjukkan minat pada dunia penerbangan sehingga ikut menempuh dunia pendidikan penerbangan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Banten pada tahun 1975. Baca juga: Garuda Indonesia utamakan pada pasar domestik Ia kemudian memulai karier militernya sebagai pilot di Korps Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan internasional bersama Divisi Infanteri ke-25 di Hawaii pada tahun 1980, dan ikut penugasan ke Filipina tahun 1987. Kariernya kian melejit hingga menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Wakil Komandan Korem (Wadanrem) di Timor Timur; Komandan Korem (Danrem) di Salatiga, Provinsi jawa tengah; Asisten Intelijen Divisi Infanteri 1 Kostrad; dan Komandan Intel Kostrad (Danden Intel). Diketahui pada tahun 1995, Glenny pindah ke Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI dan mengikuti sektor pendidikan intelijen. Ia kemudian mendapat penugasan sebagai Asisten Atase Pertahanan RI di Filipina. Pada periode tahun 1997-1999, Glenny dipercaya untuk mengampu jabatan Staf Teritori Angkatan Darat berpangkat kolonel, hingga menjabat sebagai Staf Intelijen di Badan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum di Departemen Hankam (Pertahanan dan Keamanan). Ia pernah pula mendapuk tugas sebagai penasehat keamanan Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT) untuk misi PBB di Timor Timur (United Nations Mission in East Timor/UNAMET) pada tahun 1999 ketika sudah berpangkat brigadir jenderal. Setelah pensiun pada 2004, Glenny kemudian mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan dari Kepala pemerintahan Prabowo Subianto pada Agustus 2025, dari mayor jenderal menjadi Letnan Jenderal (Kehormatan) atas jasanya dalam operasi Timor Timur. Adapun dalam bidang ranah politik, ia merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Utara sejak partai itu berdiri hingga tahun 2016. Adapun pada Pilpres 2019, ia menjabat sebagai Direktur Penggalangan dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Ia telah diketahui pernah pula mencalonkan diri dalam sejumlah ajang pemilu di tanah air meski keberuntungan nampaknya belum berpihak kepadanya, di antaranya mencalonkan diri sebagai calon legislatif untuk DPR RI pada Kontestasi elektoral 2009 dan Kontestasi elektoral 2014. Selain itu, ia pernah maju sebagai calon wakil pimpinan provinsi pada Pilkada Sulawesi Utara 2015. Pada tahun 2024, selain dipercaya sebagai Komisaris Garuda Indonesia, Glenny dipercaya pula sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (PT TMI), sebuah korporasi yang bergerak di bidang pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Baca juga: Garuda Indonesia siap lakukan modernisasi armada pesawat Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Glenny H. Kairupan resmi menjabat Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia pada Rabu, menggantikan posisi Wamildan Tsani yang menjabat sejak November 2024.

Hal itu diputuskan dalam Forum pembahasan Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia yang berlangsung di Auditorium Gedung Manajemen Garuda, Cengkareng, Jakarta.

Dalam agenda perubahan pengurus Perseroan itu turut menunjuk pula Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Wakil Direktur Utama, Frans Dicky Tamara sebagai Komisaris; serta dua orang direktur asing, yakni Balagopal Kunduvara sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dan Neil Raymond Nills sebagai Direktur Transformasi.

Disebutkan agenda perubahan susunan pengurus itu merupakan bagian dari langkah strategis Perseroan dalam memperkuat proses restrukturisasi penyehatan. Adapun pada 2024, Glenny Kairupan telah lebih dulu menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia.

Glenny merupakan purnawirawan TNI yang lahir pada 11 Februari 1949 di Manado, Sulawesi Utara. Sebagai purnawirawan TENTARA NASIONAL INDONESIA, ia merupakan sahabat dari Kepala pemerintahan RI Prabowo Subianto sejak masih menjadi taruna di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada tahun 1970.

Prabowo menggambarkan sosok Glenny sebagai seseorang dengan fisik yang kuat, atletis, serta berani dan patriotik. Ia disebut pula sebagai orang yang periang sekaligus humoris.

Pria yang akrab disapa Glen itu tumbuh besar di Jakarta. Glenny merupakan lulusan AKABRI bagian darat tahun 1973. Ia menunjukkan minat pada dunia penerbangan sehingga ikut menempuh dunia pendidikan penerbangan di Instansi pendidikan Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Banten pada tahun 1975.

Baca juga: Garuda Indonesia utamakan pada pasar domestik

Baca juga: Garuda Indonesia utamakan pada pasar domestik

Ia kemudian memulai karier militernya sebagai pilot di Korps Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad). Ia juga pernah mengikuti berbagai pelatihan internasional bersama Divisi Infanteri ke-25 di Hawaii pada tahun 1980, dan ikut penugasan ke Filipina tahun 1987.

Kariernya kian melejit hingga menduduki sejumlah jabatan penting, di antaranya Wakil Komandan Korem (Wadanrem) di Timor Timur; Komandan Korem (Danrem) di Salatiga, Jateng; Asisten Intelijen Divisi Infanteri 1 Kostrad; dan Komandan Intel Kostrad (Danden Intel).

Diberitakan pada tahun 1995, Glenny pindah ke Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI dan mengikuti sektor pendidikan intelijen. Ia kemudian mendapat penugasan sebagai Asisten Atase Pertahanan RI di Filipina.

Pada periode tahun 1997-1999, Glenny dipercaya untuk mengampu jabatan Staf Teritori Angkatan Darat berpangkat kolonel, hingga menjabat sebagai Staf Intelijen di Badan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum di Departemen Hankam (Pertahanan dan Keamanan).

Ia pernah pula mendapuk tugas sebagai penasehat keamanan Satgas Panitia Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT) untuk misi PBB di Timor Timur (United Nations Mission in East Timor/UNAMET) pada tahun 1999 ketika sudah berpangkat brigadir jenderal.

Setelah pensiun pada 2004, Glenny kemudian mendapatkan kenaikan pangkat kehormatan dari Kepala pemerintahan Prabowo Subianto pada Agustus 2023, dari mayor jenderal menjadi Letnan Jenderal (Kehormatan) atas jasanya dalam operasi Timor Timur.

Adapun dalam bidang politik, ia merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Utara sejak partai itu berdiri hingga tahun 2016. Adapun pada Pilpres 2019, ia menjabat sebagai Direktur Penggalangan dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ia diketahui pernah pula mencalonkan diri dalam sejumlah ajang pemilihan umum di tanah air meski keberuntungan nampaknya belum berpihak kepadanya, di antaranya mencalonkan diri sebagai calon legislatif untuk DPR RI pada Kontestasi elektoral 2009 dan Pemilu 2014. Selain itu, ia pernah maju sebagai calon wakil pimpinan provinsi pada Pilkada Sulawesi Utara 2015.

Pada tahun 2024, selain dipercaya sebagai Komisaris Garuda Indonesia, Glenny dipercaya pula sebagai Komisaris PT Teknologi Militer Indonesia (PT TMI), sebuah korporasi yang bergerak di bidang pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Baca juga: Garuda Indonesia siap lakukan modernisasi armada pesawat

Baca juga: Garuda Indonesia siap lakukan modernisasi armada pesawat

Pewarta: Melalusa Susthira Khalida Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan pulsa303 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan pulsa303 semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa pulsa303 sangat relevan saat ini. pulsa303 menjadi perhatian besar masyarakat.