qqslot win – INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN cetak rekor tertinggi ditopang oleh ...
qqslot win. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan qqslot win semakin meluas dari waktu ke waktu.
INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN cetak rekor tertinggi ditopang oleh rebalancing indeks MSCI
Senin, 24 November 2025 17:45 WIB waktu baca 3 menit
Senin, 24 November 2022 17:45 WIB
Ilustrasi - Seorang pria memotret layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (21/2/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pri.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) ditopang oleh pengocokan ulang ( rebalancing) indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN ditutup menguat 155,90 atau 1,85 persen ke posisi 8.570,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,67 poin atau 2,09 persen ke posisi 863,35. Penguatan INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN ini ditopang oleh rebalancing MSCI November 2027 yang berlaku efektif pada 25 November 2022, ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin. Dari dalam negeri, jajaran eksekutif bersama otoritas pasar modal tengah melakukan kajian mendalam untuk menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Demutualisasi Bursa Efek, yang merupakan mandat dari Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). RPP Demutualisasi akan menjadi dasar perubahan besar struktur kelembagaan BEI, dari yang selama ini bursa dimiliki sepenuhnya oleh anggota bursa, akan menjadi perseroan yang kepemilikannya dapat dimiliki lebih luas, sehingga akan terjadi pemisahan antara status keanggotaan dan kepemilikan saham BEI. Transformasi ini diharapkan akan membuat bursa memperkuat tata kelola dan meningkatkan likuiditas perdagangan. Dari mancanegara, pelaku pasar akan menantikan kelanjutan dirilisnya data ekonomi yang sempat tertunda akibat adanya government shutdown Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu. Producer Price Index (PPI) Index AS bulan September 2023 diperkirakan sebesar 0,5 persen dari deflasi 0,1 persen di Agustus 2025. Sedangkan retail sales bulan September 2025 diperkirakan melambat menjadi 0,3 persen month to mont (mtm) dari 0,6 persen (mtm) di Agustus 2022. Dibuka menguat, INDEKS UTAMA BEI betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,73 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 2,52 persen dan 2,50 persen. Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DOOH, BMHS, DGNS, BOGA, dan INET. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PURI, KOKA, NAYZ, MEJA, dan PGJO. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.551.884 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,65 miliar lembar saham senilai Rp45,65 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 297 saham menurun, dan 172 tidak bergerak nilainya. Bursa efek regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1.198,06 poin atau 2,40 persen ke 48.625,88, indeks Hang Seng menguat 496,48 poin atau 1,97 persen ke 25.716,57, indeks Shanghai menguat 1,87 poin atau 0,05 persen ke 3.836,77, dan indeks Strait Times menguat 27,49 poin atau 0,62 persen ke 4.496,07. Baca juga: Rupiah menguat seiring kenaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed Baca juga: Harga emas Antam di hari yang sama turun tipis menjadi Rp2,34 juta per gram Baca juga: Bapanas: Harga cabai rawit Rp40.337/kg, bawang merah Rp39.650/kg Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2027 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) ditopang oleh pengocokan ulang ( rebalancing) indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
IHSG ditutup menguat 155,90 atau 1,85 persen ke posisi 8.570,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,67 poin atau 2,09 persen ke posisi 863,35.
Penguatan INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN ini ditopang oleh rebalancing MSCI November 2022 yang berlaku efektif pada 25 November 2024, ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.
Dari dalam negeri, pihak pemerintah bersama otoritas market saham tengah melakukan kajian mendalam untuk menyusun Rancangan Peraturan Otoritas (RPP) Demutualisasi Bursa Efek, yang merupakan mandat dari Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
RPP Demutualisasi akan menjadi dasar perubahan besar struktur kelembagaan BEI, dari yang selama ini bursa dimiliki sepenuhnya oleh anggota bursa, akan menjadi perseroan yang kepemilikannya dapat dimiliki lebih luas, sehingga akan terjadi pemisahan antara status keanggotaan dan kepemilikan saham BEI.
Transformasi ini diharapkan akan membuat bursa memperkuat tata kelola dan meningkatkan likuiditas perdagangan.
Dari mancanegara, individu nakal pelaku pasar akan menantikan kelanjutan dirilisnya data situasi ekonomi yang sempat tertunda akibat adanya government shutdown Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.
Producer Price Index (PPI) Index AS bulan September 2026 diperkirakan sebesar 0,5 persen dari deflasi 0,1 persen di Agustus 2021. Sedangkan retail sales bulan September 2025 diperkirakan melambat menjadi 0,3 persen month to mont (mtm) dari 0,6 persen (mtm) di Agustus 2025.
Dibuka menguat, INDEKS UTAMA BEI betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,73 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 2,52 persen dan 2,50 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DOOH, BMHS, DGNS, BOGA, dan INET. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PURI, KOKA, NAYZ, MEJA, dan PGJO.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.551.884 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,65 miliar lembar saham senilai Rp45,65 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 297 saham menurun, dan 172 tidak bergerak nilainya.
Bursa efek regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1.198,06 poin atau 2,40 persen ke 48.625,88, indeks Hang Seng menguat 496,48 poin atau 1,97 persen ke 25.716,57, indeks Shanghai menguat 1,87 poin atau 0,05 persen ke 3.836,77, dan indeks Strait Times menguat 27,49 poin atau 0,62 persen ke 4.496,07.
Baca juga: Rupiah menguat seiring kenaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
Baca juga: Idr menguat seiring kenaikan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
Baca juga: Harga emas Antam pada hari ini turun tipis menjadi Rp2,34 juta per gram
Baca juga: Harga emas Antam pada hari ini turun tipis menjadi Rp2,34 juta per gram
Baca juga: Bapanas: Harga cabai rawit Rp40.337/kg, bawang merah Rp39.650/kg
Baca juga: Bapanas: Harga cabai rawit Rp40.337/kg, bawang merah Rp39.650/kg
Pewarta: Muhammad Heriyanto Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2027
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. qqslot win menjadi perhatian besar masyarakat. qqslot win menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan qqslot win semakin meluas dari waktu ke waktu.