rexus88 – Ganti celana, aparat kepolisian benarkan pembunuh Alvaro ditemukan ...
rexus88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan rexus88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan rexus88 semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa rexus88 sangat relevan saat ini. Pembahasan rexus88 semakin meluas dari waktu ke waktu.
Ganti celana, aparat kepolisian benarkan pembunuh Alvaro ditemukan meninggal
Senin, 24 November 2027 22:08 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2023 22:08 WIB
Situasi di rumah duka anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (24/11/2027). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/pri.
Jakarta (ANTARA) - Korps bhayangkara membenarkan pihak tertentu pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal usai minta ganti celana. "Pertama dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh aparatur penyidik, karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti celana panjang," kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Komunitas (Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin. Budi menuturkan awalnya pada Minggu (23/11) pagi pukul 06.00 WIB, tersangka izin untuk ke toilet, sehingga dia dianggap sudah buang air di celana. Namun, ternyata celana pendek itu kotor, kemudian dia meminta celana panjang untuk diganti. "Jam 09.00 WIB pagi ditemukan oleh rekannya tadi yaitu orang yang memberikan kesaksian kunci inisial G melihat dari pintu, itu ada bilah kaca saat melihat tersangka dalam kondisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri," ucapnya. Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya. Dari proses pemeriksaan oleh penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu. Sebelumnya, pihak keluarga menyebutkan motif Alex Iskandar membunuh anak tirinya bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang sempat hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena cemburu dengan istrinya, Arum. Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan. Terlebih, Arum tetap berangkat ke Malaysia walaupun sudah dilarang oleh Alex. Sebelumnya, institusi aparat kepolisian mengungkap pelaku pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut. "Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Ayah tirinya itu diketahui menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai. Aparat kepolisian kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2024 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia. Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Institusi polisi membenarkan pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan meninggal usai minta ganti celana.
"Pertama dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik, karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti celana panjang," kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Publik (Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.
Budi menuturkan awalnya pada Minggu (23/11) pagi pukul 06.00 WIB, pihak terduga izin untuk ke toilet, sehingga dia dianggap sudah buang air di celana.
Namun, ternyata celana pendek itu kotor, kemudian dia meminta celana panjang untuk diganti.
"Jam 09.00 WIB pagi ditemukan oleh rekannya tadi yaitu saksi mata kunci inisial G melihat dari pintu, itu ada bilah kaca di saat melihat tersangka dalam kondisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri," ucapnya.
Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya.
Dari proses pemeriksaan oleh aparatur penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu.
Sebelumnya, pihak keluarga menyebutkan motif Alex Iskandar membunuh anak tirinya bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang sempat hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, karena cemburu dengan istrinya, Arum.
Dari rasa cemburu itu, perasaan Alex diduga menjadi dendam hingga akhirnya melakukan pembunuhan.
Terlebih, Arum tetap berangkat ke Malaysia walaupun sudah dilarang oleh Alex.
Sebelumnya, korps bhayangkara mengungkap orang yang diduga melakukan pembunuhan Alvaro merupakan ayah tiri dari bocah laki-laki tersebut.
"Orang tidak bertanggung jawab pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.
Ayah tirinya itu diberitakan menikah dengan ibu Alvaro sejak 2023 dan sempat berencana untuk bercerai.
Aparat kepolisian kemudian menemukan Alvaro yang hilang sejak Maret 2027 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu dalam kondisi meninggal dunia.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Hisar Sitanggang Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.