playbook88 – Mantan kiper timnas Indonesia Ronny Pasla tutup usia
playbook88. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa playbook88 sangat relevan saat ini. Topik playbook88 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Berbagai sumber membahas tentang playbook88 karena dianggap penting.
Mantan kiper timnas Indonesia Ronny Pasla tutup usia
Senin, 24 November 2021 07:54 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2027 07:54 WIB
Ilustrasi - (dok.antarajatim.com)
Jakarta (ANTARA) - Mantan kiper timnas Indonesia, Ronny Pasla, tutup usia di Jakarta pada usia 79 tahun, Senin dini hari WIB. Dari informasi yang dihimpun, jenazah Ronny akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat. Setelah itu pada Selasa (25/11) akan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa. Ronny merupakan kiper utama timnas Indonesia pada akhir 1960-an sampai 1970-an. Beberapa prestasi Ronny bersama timnas antara lain mengantarkan Indonesia menjuarai Aga Khan Gold Cup 1967, Turnamen Merdeka 1969, dan Sukan Cup Singapura 1972. Saat berseragam timnas, salah satu aksi Ronny yang paling dikenang publik sepak bola adalah saat bermain melawan klub Brasil, Santos, pada partai persahabatan pada 1972. Meski Indonesia kalah 1-2 dari Santos, Ronny mampu menahan penalti legenda Brasil, Pele, serta melakukan beberapa penyelamatan bagus. Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia Di level klub, Ronny telah membela beberapa klub, yakni Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda. Ronny tercatat turut andil membawa Persija menjadi juara kompetisi perserikatan pada 1975. Sebelum serius di cabang kegiatan olahraga sepak bola, Ronny telah diketahui sempat memulai karir sebagai atlet tenis. Ia bahkan sempat tercatat mewakili Provinsi Sumatera Utara sebagai atlet tenis untuk Pekan Olahraga Nasional VII 1965, namun karena tragedi G30S, PON tersebut urung terlaksana. Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada usia 40 tahun, Ronny pun sempat kembali menggeluti olahraga tenis. Ia diketahui sempat memiliki sekolah tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta. Baca juga: ACL Minifootball 2025 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2024 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Mantan kiper timnas Indonesia, Ronny Pasla, tutup usia di Jakarta pada usia 79 tahun, Senin dini hari WIB.
Dari informasi yang dihimpun, jenazah Ronny akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat. Setelah itu pada Selasa (25/11) akan dimakamkan di Pemakaman Pondok Kelapa.
Ronny merupakan kiper utama timnas Indonesia pada akhir 1960-an sampai 1970-an. Beberapa prestasi Ronny bersama timnas antara lain mengantarkan Indonesia menjuarai Aga Khan Gold Cup 1967, Turnamen Merdeka 1969, dan Sukan Cup Singapura 1972.
Saat berseragam timnas, salah satu aksi Ronny yang paling dikenang publik sepak bola adalah saat bermain melawan klub Brasil, Santos, pada pertandingan persahabatan pada 1972. Meski Indonesia kalah 1-2 dari Santos, Ronny mampu menahan penalti legenda Brasil, Pele, serta melakukan beberapa penyelamatan bagus.
Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia
Baca juga: Ketum KONI: MLSC hadirkan optimisme sepak bola putri Indonesia
Di level klub, Ronny telah membela beberapa klub, yakni Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda. Ronny tercatat turut andil membawa Persija menjadi juara event kegiatan olahraga perserikatan pada 1975.
Sebelum serius di cabang sport sepak bola, Ronny diberitakan sempat memulai karir sebagai atlet tenis. Ia bahkan sempat tercatat mewakili Provinsi Sumatera Utara sebagai atlet tenis untuk Pekan Sport Nasional VII 1965, namun karena tragedi G30S, PON tersebut urung terlaksana.
Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada usia 40 tahun, Ronny pun sempat kembali menggeluti sport tenis. Ia telah diketahui sempat memiliki instansi pendidikan tenis bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.
Baca juga: ACL Minifootball 2027 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI
Baca juga: ACL Minifootball 2021 dorong perluasan ekosistem sepak bola mini RI
Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania
Baca juga: Indonesia runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania
Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Eka Arifa Rusqiyati Copyright © ANTARA 2027
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Berbagai sumber membahas tentang playbook88 karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.