Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

trivabet – PSPS Pekanbaru coret tiga atlet asing usai kalah dari Garudayaksa

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: trivabet

trivabet. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang trivabet karena dianggap penting.

PSPS Pekanbaru coret tiga personel tim asing usai kalah dari Garudayaksa

Selasa, 25 November 2025 16:59 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2026 16:59 WIB

Personel tim PSPS Pekanbaru dan Garudayaksa berduel dalam laga di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru. ANTARA/Bayu Agustari Adha

Pekanbaru, (ANTARA) - Arsitek tim Kepala PSPS Pekanbaru Aji Santoso memastikan mencoret tiga atlet asing skuad Askar Bertuah tersebut setelah gagal meriah poin atas Garudayaksa di kandang pada lanjutan Liga Championship Grup A. Yang jelas kami bangga dengan tim ini, saya berjalan keliling stadion bagaimana kecintaan suporter terhadap tim ini, meskipun kalah mereka tetap 'support' kami dengan total. Mereka masih menginginkan kami bangkit. Kami yakin setelah ini, saya pastikan tiga personel tim asing kita coret, kata Aji Santoso di Pekanbaru, Selasa. Kegagalan PSPS meraih poin atas Garudayksa pada Senin lalu (24/11) tidak terlepas dari gagalnya striker asing PSPS Alex. Saat dipercaya mengeksekusi tendangan penalti pada menit-menit akhir babak kedua, menit 90+6, Alex gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik. Padahal penjaga gawang merupakan pengganti yakni striker asing Garudayksa Everton yang menggantikan Rudi karena terkena kartu merah. Tendangan Alex ke tengah gawang mengenai kaki Everton dan bola gagal masuk. Jika Alex berhasil mencetak lesakan ke gawang Garudayksa, maka skor akan berubah menjadi 1-1. Akan tetapi sayang dua menit setelah gagal penalti wasit meniup peluit panjang dan pertemuan kedua tim berakhir dengan tiga poin bagi Garudayksa FC 0-1. Baca juga: Garudayaksa bungkam PSPS 1-0 di kandangnya Dalam pandangannya hasil negatif ini tidak seharusnya terjadi, karena ia telah menginstruksikan para pemainnya terutama pemain belakang untuk mengantisipasi tendangan bebas dan juga tendangan pojok. Namun sayangnya instruksi tersebut gagal dilaksanakan, sehingga membuahkan gol bagi tim lawan Garudayaksa. Tentunya kami semua kecewa, tim kecewa, manajemen kecewa, teman-teman suporter kecewa, dengan hasil ini yang tidak kita inginkan. Di mana pada laga ini kita kalah 0-1 terlepas dari itu memang dalam laga melawan Garudayksa ini juga agak minim pemain, satu skuad ada yang sakit. Kemudian stoper juga tidak ada cadangannya lagi kami berharap dengan komposisi ini bisa maksimal, ujar Aji Santoso. Ketiga disinggung mengapa Alex yang mengeksekusi penalti padahal sebelumnya juga pernah gagal Aji Santoso menerangkan striker asal Brazil itu lebih siap mengambil penalti dan percaya diri. Sebelumnya lagi Alex juga mampu mengambil tendangan penalti dan menghasilkan lesakan. Pada hari sebelumnya waktu dapat penalti waktu itu Alex nendang dan masuk, memang Alex skuad pengganti, dia percaya diri mengambil penalti dan kita percayakan kepada Alex memang. Seperti itu gambarannya, sebenarnya Toni tadi sudah minta juga, cuma Alex percaya bisa masuk, masalahnya tidak masuk inilah sepak bola, ujar Aji Santoso. Baca juga: Aji Santoso kembali jadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru Pewarta: Bayu Agustari Adha Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pekanbaru, (ANTARA) - Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru Aji Santoso memastikan mencoret tiga atlet asing skuad Askar Bertuah tersebut setelah gagal meriah poin atas Garudayaksa di kandang pada lanjutan Liga Championship Grup A.

Yang jelas kami bangga dengan tim ini, saya berjalan keliling stadion bagaimana kecintaan suporter terhadap tim ini, meskipun kalah mereka tetap 'support' kami dengan total. Mereka masih menginginkan kami bangkit. Kami yakin setelah ini, saya pastikan tiga skuad asing kita coret, kata Aji Santoso di Pekanbaru, Selasa.

Kegagalan PSPS meraih poin atas Garudayksa pada Senin lalu (24/11) tidak terlepas dari gagalnya striker asing PSPS Alex. Saat dipercaya mengeksekusi tendangan penalti pada menit-menit akhir babak kedua, menit 90+6, Alex gagal menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Padahal penjaga gawang merupakan pengganti yakni striker asing Garudayksa Everton yang menggantikan Rudi karena terkena kartu merah. Tendangan Alex ke tengah gawang mengenai kaki Everton dan bola gagal masuk.

Jika Alex berhasil mencetak lesakan ke gawang Garudayksa, maka skor akan berubah menjadi 1-1. Akan tetapi sayang dua menit setelah gagal penalti wasit meniup peluit panjang dan pertemuan kedua tim berakhir dengan hasil positif bagi Garudayksa FC 0-1.

Baca juga: Garudayaksa bungkam PSPS 1-0 di kandangnya

Baca juga: Garudayaksa bungkam PSPS 1-0 di kandangnya

Menurut dia kekalahan ini tidak seharusnya terjadi, karena ia telah menginstruksikan para pemainnya terutama atlet belakang untuk mengantisipasi tendangan bebas dan juga tendangan pojok. Namun sayangnya instruksi tersebut gagal dilaksanakan, sehingga membuahkan lesakan bagi tim lawan Garudayaksa.

Tentunya kami semua kecewa, tim kecewa, manajemen kecewa, teman-teman suporter kecewa, dengan hasil ini yang tidak kita inginkan. Di mana pada pertandingan ini kita kalah 0-1 terlepas dari itu memang dalam laga melawan Garudayksa ini juga agak minim skuad, satu pemain ada yang sakit. Kemudian stoper juga tidak ada cadangannya lagi kami berharap dengan komposisi ini bisa maksimal, ujar Aji Santoso.

Ketiga disinggung mengapa Alex yang mengeksekusi penalti padahal sebelumnya juga pernah gagal Aji Santoso memaparkan striker asal Brazil itu lebih siap mengambil penalti dan percaya diri. Sebelumnya lagi Alex juga mampu mengambil tendangan penalti dan menghasilkan lesakan.

Sehari sebelumnya waktu dapat penalti waktu itu Alex nendang dan masuk, memang Alex pemain pengganti, dia percaya diri mengambil penalti dan kita percayakan kepada Alex memang. Seperti itu gambarannya, sebenarnya Toni tadi sudah minta juga, cuma Alex percaya bisa masuk, masalahnya tidak masuk inilah sepak bola, ujar Aji Santoso.

Baca juga: Aji Santoso kembali jadi nahkoda tim kepala PSPS Pekanbaru

Baca juga: Aji Santoso kembali jadi nahkoda tim kepala PSPS Pekanbaru

Pewarta: Bayu Agustari Adha Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan trivabet semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan trivabet semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik trivabet sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.