luckysloto – Terduga pelaksana sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di...
luckysloto. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik luckysloto sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Pembahasan luckysloto semakin meluas dari waktu ke waktu.
Individu nakal pelaku sempat simpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil
Senin, 24 November 2025 22:02 WIB waktu baca 2 menit
Senin, 24 November 2026 22:02 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo (baju hitam) dalam jumpa pers terkait perkara pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11/2021). ANTARA/Luthfia Miranda Putri/am.
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus orang yang diduga melakukan pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil. "Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh pihak terduga ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin. Ardian mengatakan awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah orang tidak bertanggung jawab pelaku yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut pelaku langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil. "Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya. Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan. Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), polisi langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian. Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai terduga pelaksana pembunuhan. Hingga akhirnya pelaku ditangkap pada Jumat (21/11) malam. "Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan orang yang memberikan kesaksian yang mendengar bahwa si orang yang diduga orang yang diduga melakukan A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya. Terkait adanya dugaan korban dimutilasi, Praktisi medis Forensik dari RS Polri bernama Farah berujar dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong. "Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah. Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya. Dari proses pemeriksaan oleh petugas penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu. Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Penegak hukum di pengadilan Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan ayah tiri sekaligus individu nakal pelaku pembunuhan anak Alvaro Kiano Nugroho (6), Alex Iskandar (AI) sempat menyimpan mayat Alvaro selama tiga hari di garasi mobil.
"Ada informasi katanya jenazah ini sempat ditaruh di garasi depan rumah oleh pihak terduga ini. Baru tiga hari kemudian dibuang ke Tenjo, Bogor," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin.
Ardian berujar awalnya pembunuhan terjadi pada Kamis (6/3) di rumah individu nakal pelaku yang berada di Tangerang. Namun, usai aksi keji tersebut orang yang diduga melakukan langsung menyembunyikan mayat di garasi mobil.
"Nah, setelah itu tidak langsung dibuang ke Tenjo, tiga hari ditaruh di garasi. Jadi ketutupan ada posisi mobil silver di belakang garasi selama tiga hari di situ," ucapnya.
Lalu, pada Senin (9/3), jenazah dibuang menggunakan mobil ke daerah Tenjo tepatnya di bawah jembatan.
Baca juga: Petugas kepolisian ungkap motif terduga pelaksana pembunuhan Alvaro karena cemburu
Baca juga: Aparat kepolisian ungkap motif orang tidak bertanggung jawab pelaku pembunuhan Alvaro karena cemburu
Usai, keluarga melapor hilangnya Alvaro pada Jumat (7/3), polisi langsung mengerahkan petugas gabungan hingga anjing pelacak K-9 untuk melakukan pencarian.
Kemudian, pihaknya juga membongkar keterangan saksi mata yang menyatakan bahwa memang benar Alex sebagai pelaku pembunuhan. Hingga akhirnya pelaku ditangkap pada Jumat (21/11) malam.
"Alhamdulillah ada petunjuk yang bisa kita dalami, yaitu adalah satu keterangan orang yang memberikan kesaksian yang mendengar bahwa si tersangka A ini melakukan perbuatan pembunuhan itu," ucapnya.
Terkait adanya dugaan pihak yang menjadi korban dimutilasi, Praktisi medis Forensik dari RS Polri bernama Farah berujar dipastikan tak ada indikasi bagian tubuh mayat dipotong.
"Dari kondisi tulangnya sih tidak ada ditemukan tanda-tanda tulangnya terpotong. Jadi, artinya dia memang terlepas karena proses pembusukan dan akhirnya terlepasnya tepat di persendiannya," ucap Farah.
Kepolisian mengungkap motif pembunuhan anak bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar (AI) karena cemburu dengan istrinya.
Dari proses pemeriksaan oleh aparatur penyidik, dikatakan terlapor memiliki dorongan emosional dan niat untuk melakukan balas dendam yang berawal dari rasa cemburu.
Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres
Baca juga: Ayah tiri Alvaro diduga akhiri hidupnya di ruang konseling polres
Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro
Baca juga: RS Polri mulai lakukan pemeriksaan terhadap jenazah Alvaro
Pewarta: Luthfia Miranda Putri Editor: Syaiful Penegak hukum di pengadilan Copyright © ANTARA 2024
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. luckysloto menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan luckysloto semakin meluas dari waktu ke waktu.