topagen – Kepala provinsi Bobby berikan kado istimewa sekolah pulau terluar d...
topagen. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Pimpinan provinsi Bobby berikan kado istimewa sekolah pulau terluar di Sumut
Selasa, 25 November 2021 22:18 WIB waktu baca 3 menit
Selasa, 25 November 2024 22:18 WIB
Pimpinan provinsi Sumatera Utara Bobby Afif Nasution (tengah kiri) saat dialog secara online bersama Kepala Satuan pendidikan SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Velisia Laia (kanan) dalam perayaan Hari Guru Nasional 2027 di Kantor Pimpinan provinsi Sumut, Selasa (25/11/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Medan (ANTARA) - Pimpinan provinsi Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memberikan kado teristimewa perayaan Hari Guru Nasional 2026 bagi satuan pendidikan pulau terluar di Kepulauan Nias, Sumut. "Untuk sekolahnya ibu kepsek (kepala instansi pendidikan), 2026 nanti keinginan kita SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk tak ada bolong-bolong lagi. Jadi, pada tahun berikutnya kita perbaiki ya," ujar Bobby dalam sambungan virtual di Kantor Gubernur Sumut, Selasa. Pimpinan provinsi mengatakan, hal ini merupakan salah satu solusi bagi SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk akan diperbaiki maupun kesejahteraan para guru yang mengajar di satuan pendidikan itu. Bobby memastikan kembali, bahwa gaji para guru satuan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, terluar, seperti Kepulauan Nias akan ditambah lewat tunjangan daerah terpencil. SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk terdiri atas TK, SD, SMP, dan SMA di bawah pengelolaan satu wilayah terletak paling barat Kepulauan Batu, Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Jarak antara Pulau Simuk dengan Pelabuhan Teluk Dalam di Nias Selatan sekitar 42 mil atau 65 kilometer, dan dapat ditempuh sekitar enam jam menumpangi kapal laut ketika cuaca baik. "Ini nanti untuk guru-gurunya di SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk akan ditambah tunjangan daerah terpencil untuk ibu kepala sekolah, dan guru-gurunya," kata Bobby. Baca juga: Gubernur Sumut janjikan kesejahteraan para guru semakin baik Pimpinan provinsi Sumut juga menyoroti pencairan gaji aparatur sipil negara (ASN) Dinas Sektor pendidikan Provinsi Sumut di Pulau Simuk, Nias Selatan. Bobby menginstruksikan Bank Sumut membangun minimal fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) di Pulau Simuk agar para guru tidak lagi bergantung cuaca saat menerima hak mereka. "Tak ada bank?. Berarti Bank Sumut suruh bangun. Ini harus dibangun. Jangan sampai gajian gurunya harus tunggu cuaca. Kalau hujan, masak tak gajian, katanya menyatakan dengan tegas. Kepala Instansi pendidikan SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Velisia Laia menyampaikan sejumlah aspirasinya kepada Kepala provinsi Sumut Bobby Afif Nasution dalam perayaan Hari Guru Nasional 2025 secara secara online. Dalam dialog itu, Velisia yang tinggal di Pulau Simuk dikenal sebagai salah satu pulau paling terpencil di Sumut tersebut mengungkapkan kondisi bangunan instansi pendidikan yang memerlukan perbaikan. Ia mengungkapkan, bahwa beberapa bagian satuan pendidikan mengalami kerusakan, termasuk atap yang bocor sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar. "Kondisinya begini pak, bangunannya kurang baik. Atap bocor," kata Velisia. Selain itu, ia juga menjabarkan, bahwa gaji guru sering terlambat diterima olehnya karena tidak adanya sektor perbankan maupun ATM di Pulau Simuk. "Gaji kami masih dibawa secara tunai dari pulau lain, sehingga harus bergantung pada kondisi cuaca," ungkap Velisia. Baca juga: Gubernur Bobby: RUPSLB tunjuk Heru menjadi Dirut Bank Sumut yang baru Baca juga: Gubernur Bobby dorong ASN Pemprov Sumut jadi investor market saham Pewarta: Muhammad Said Editor: Nurul Hayat Copyright © ANTARA 2027 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Medan (ANTARA) - Kepala provinsi Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memberikan kado teristimewa perayaan Hari Guru Nasional 2026 bagi sekolah pulau terluar di Kepulauan Nias, Sumut.
"Untuk sekolahnya ibu kepsek (kepala satuan pendidikan), 2026 nanti keinginan kita SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk tak ada bolong-bolong lagi. Jadi, tahun depan kita perbaiki ya," ujar Bobby dalam sambungan virtual di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.
Pimpinan provinsi berujar, hal ini merupakan salah satu solusi bagi SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk akan diperbaiki maupun kesejahteraan para guru yang mengajar di sekolah itu.
Bobby menyiratkan dengan kuat, bahwa gaji para guru satuan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, terluar, seperti Kepulauan Nias akan ditambah lewat tunjangan daerah terpencil.
SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk terdiri atas TK, SD, SMP, dan SMA di bawah pengelolaan satu wilayah terletak paling barat Kepulauan Batu, Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Jarak antara Pulau Simuk dengan Pelabuhan Teluk Dalam di Nias Selatan sekitar 42 mil atau 65 kilometer, dan dapat ditempuh sekitar enam jam menumpangi kapal laut ketika cuaca baik.
"Ini nanti untuk guru-gurunya di SMA Negeri 1 Satu Atap Pulau Simuk akan ditambah tunjangan daerah terpencil untuk ibu kepala sekolah, dan guru-gurunya," kata Bobby.
Baca juga: Gubernur Sumut janjikan kesejahteraan para guru semakin baik
Baca juga: Kepala provinsi Sumut janjikan kesejahteraan para guru semakin baik
Pimpinan provinsi Sumut juga menyoroti pencairan gaji aparatur sipil negara (ASN) Dinas Sektor pendidikan Provinsi Sumut di Pulau Simuk, Nias Selatan.
Bobby menginstruksikan Bank Sumut membangun minimal fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) di Pulau Simuk agar para guru tidak lagi bergantung cuaca saat menerima hak mereka.
"Tak ada bank?. Berarti Bank Sumut suruh bangun. Ini harus dibangun. Jangan sampai gajian gurunya harus tunggu cuaca. Kalau hujan, masak tak gajian, katanya menegaskan.
Kepala Satuan pendidikan SMAN 1 Satu Atap Pulau Simuk, Nias Selatan, Velisia Laia menyampaikan sejumlah aspirasinya kepada Kepala provinsi Sumut Bobby Afif Nasution dalam perayaan Hari Guru Nasional 2024 secara daring.
Dalam dialog itu, Velisia yang tinggal di Pulau Simuk dikenal sebagai salah satu pulau paling terpencil di Sumut tersebut mengungkapkan kondisi bangunan satuan pendidikan yang memerlukan perbaikan.
Ia menjelaskan, bahwa beberapa bagian instansi pendidikan mengalami kerusakan, termasuk atap yang bocor sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
"Kondisinya begini pak, bangunannya kurang baik. Atap bocor," kata Velisia.
Selain itu, ia juga mengklarifikasi, bahwa gaji guru sering terlambat diterima olehnya karena tidak adanya sektor perbankan maupun ATM di Pulau Simuk.
"Gaji kami masih dibawa secara tunai dari pulau lain, sehingga harus bergantung pada kondisi cuaca," ungkap Velisia.
Baca juga: Kepala provinsi Bobby: RUPSLB tunjuk Heru menjadi Dirut Bank Sumut yang baru
Baca juga: Gubernur Bobby: RUPSLB tunjuk Heru menjadi Dirut Bank Sumut yang baru
Baca juga: Pimpinan provinsi Bobby dorong ASN Pemprov Sumut jadi investor market saham
Baca juga: Pimpinan provinsi Bobby dorong ASN Pemprov Sumut jadi terduga pelaksana pasar pasar saham
Pewarta: Muhammad Said Editor: Nurul Hayat Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan topagen semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa topagen sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa topagen sangat relevan saat ini. Pembahasan topagen semakin meluas dari waktu ke waktu.