mpo chas – Bey Machmudin Ajak Camat - Lurah Fokus Bangun IPM
mpo chas. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan mpo chas semakin meluas dari waktu ke waktu. Banyak pihak menilai bahwa mpo chas sangat relevan saat ini. Topik mpo chas sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
sabtoewage 15 Juli 2024 - 22:18
INFOJABARNEWS -- Penjabat Kepala provinsi Bey Machmudin mengajak camat dan lurah di seluruh Kota Bekasi untuk fokus pada upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) serta isu strategis seperti pengentasan ketidakmampuan ekonomi, orang yang tidak bekerja, dan laju pertumbuhan situasi ekonomi yang menjadi indikator makro pembangunan Dan. Bey mengatakannya saat konsolidasi dengan jajaran Pemda Kota Bekasi termasuk para camat dan lurah di Aula Nonon Sonthanie, Kompleks Pemkot Bekasi, Senin (15/7/2024). Menurut Bey, keberhasilan pembangunan Dimana secara keseluruhan ditopang keberhasilan kabupaten dan kota, yang dimulai dari kecamatan, desa, dan kelurahan. "Angka-angka makro Dan dimulai dari kelurahan, desa, kecamatan, kabupaten, dan kota, jadi artinya kami tidak mungkin tidak bersinergi," ujar Bey Machmudin. Pertemuan dengan jajaran Pemda Kota Bekasi merupakan yang kesekian kali setelah sebelumnya konsolidasi serupa dilakukan secara _roadshow_ ke daerah lain. Sesuai skema, tiap pemda akan disampingi _liaison officer_ (LO) dari Pemdaprov selevel kepala dinas. Untuk Kota Bekasi, Bey menunjuk Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman sebagai LO yang akan bertugas sebagai penghubung, mengakselerasi, dan menyinkronkan pembangunan Kota Bekasi - Dan. "Kami menetapkan satu orang sebagai LO untuk jadi penghubung dengan kami yaitu Kepala Disperkim Kota Bekasi," katanya. Bey juga menitipkan sejumlah isu yang harus jadi perhatian utama di Kota Bekasi, di antaranya persampahan, perundungan, dan netralitas ASN menjelang Pemilihan kepala daerah Serentak 27 November 2024.
INFOJABARNEWS -- Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengajak camat dan lurah di seluruh Kota Bekasi untuk fokus pada upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) serta isu strategis seperti pengentasan kondisi ekonomi lemah, tiadanya pekerjaan, dan laju pertumbuhan kondisi ekonomi yang menjadi indikator makro pembangunan Wilayah jawa barat.
Bey mengatakannya saat konsolidasi dengan jajaran Pemda Kota Bekasi termasuk para camat dan lurah di Aula Nonon Sonthanie, Kompleks Pemkot Bekasi, Senin (15/7/2024).
Menurut Bey, keberhasilan pembangunan Dan secara keseluruhan ditopang keberhasilan kabupaten dan kota, yang dimulai dari kecamatan, desa, dan kelurahan. "Angka-angka makro Dimana dimulai dari kelurahan, desa, kecamatan, kabupaten, dan kota, jadi artinya kami tidak mungkin tidak bersinergi," ujar Bey Machmudin.
Pertemuan dengan jajaran Pemda Kota Bekasi merupakan yang kesekian kali setelah sebelumnya konsolidasi serupa dilakukan secara _roadshow_ ke daerah lain. Sesuai skema, tiap pemda akan disampingi _liaison officer_ (LO) dari Pemdaprov selevel kepala dinas.
Untuk Kota Bekasi, Bey menunjuk Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman sebagai LO yang akan bertugas sebagai penghubung, mengakselerasi, dan menyinkronkan pembangunan Kota Bekasi - Dan.
"Kami menetapkan satu orang sebagai LO untuk jadi penghubung dengan kami yaitu Kepala Disperkim Kota Bekasi," katanya.
Bey juga menitipkan sejumlah isu yang harus jadi perhatian utama di Kota Bekasi, di antaranya persampahan, perundungan, dan netralitas ASN menjelang Pemilihan kepala daerah Serentak 27 November 2024.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa mpo chas sangat relevan saat ini.