tunas4d – Petinju Ricky Hatton tutup usia, ini profil dan perjalanan karirnya
tunas4d. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang tunas4d karena dianggap penting.
Petinju Ricky Hatton tutup usia, ini profil dan perjalanan karirnya
Selasa, 16 September 2024 07:46 WIB waktu baca 3 menit
Selasa, 16 September 2026 07:46 WIB
Mantan juara dunia tinju kelas walter WBA Ricky Hatton. (X/@hitmanhatton)
Jakarta (ANTARA) - Kabar duka datang dari dunia olahraga, khususnya tinju. Ricky Hatton, mantan juara dunia yang dijuluki The Hitman , dikabarkan meninggal dunia. Petinju asal Inggris itu ditemukan tak bernyawa di kediamannya yang berada di Hyde, Greater Manchester, pada Minggu pagi (14/09) sekitar pukul 06.45 waktu setempat. Kabar tersebut juga telah dibenarkan oleh kepolisian setempat Greater Manchester. Dalam keterangan resminya mereka menyebutkan: "Kami mengkonfirmasi bahwa sebuah jenazah ditemukan di alamat Bowlacre Road, Gee Cross pada 06.45 hari minggu 14 September. Kematian ini tidak diperlakukan sebagai perkara mencurigakan" ditulis oleh korps bhayangkara dalam pernyataan secara resmi. Lalu, siapakah sebenarnya sosok Ricky Hatton yang dikenal luas di ring tinju dunia? Berikut profilnya yang dirangkum dari berbagai sumber. Latar belakang dan awal karir Ricky Hatton Ricky Hatton lahir di Stockport pada 6 Oktober 1987. Perjalanannya di dunia tinju dimulai pada 1997, dan sejak itu ia menorehkan sejumlah hasil positif penting. Berkat gaya bertarung-nya yang agresif, Hatton dengan cepat meraih popularitas besar di Inggris. Dalam 15 tahun perjalanan profesionalnya, ia mencatatkan rekor impresif yakni 45 hasil positif, termasuk 32 kali menang dengan knock out , serta hanya 3 kali kalah. Dari sanalah namanya kian dikenal luas sebagai salah satu bintang muda asal Manchester yang bersinar di kancah tinju internasional. Baca juga: Tiara Brown bersiap hadapi Gongora untuk pertahankan juara dunia WBC Masa kejayaan Ricky Hatton Memulai sebagai petinju amatir pada akhir 1990-an, Hatton perlahan tapi pasti menanjak ke puncak dunia tinju. Ia tak hanya dikenal sebagai pe-tarung tangguh, tetapi juga diakui sebagai juara dunia di berbagai kelas, terutama light-welterweight (super lightweight ) dan welterweight . Salah satu momen puncaknya terjadi pada Juni 2005. Saat itu, Hatton berhasil mengalahkan Kostya Tszyu, salah satu petinju kelas dunia, dalam perebutan gelar juara IBF kelas welter ringan. Tiga poin tersebut melambungkan reputasinya, menjadikan Hatton sebagai salah satu petinju papan atas yang diperhitungkan secara global. Kabar duka Ricky Hatton Sosok inspiratif yang sempat menyandang gelar juara dunia itu menghembuskan napas terakhir pada Minggu (14/9). Kepergiannya mengejutkan banyak pihak, termasuk keluarga, sahabat, serta rekan-rekan seprofesi-nya. Beberapa bulan sebelumnya, Hatton sempat mengumumkan rencananya untuk kembali ke ring pada Desember di Dubai, setelah masa pensiun-nya yang penuh tantangan. Selama pensiun, ia harus berjuang melawan depresi, gangguan kesehatan mental, dan penyalahgunaan alkohol. Meski begitu, ia bangkit kembali dengan menjadi nahkoda tim sekaligus promotor lewat Hatton Promotions, yang turut berkontribusi pada perkembangan tinju di Inggris. Baca juga: Petinju tak terkalahkan Mbilli dan Martinez naik ring untuk gelar WBC Beberapa hari sebelum meninggal, Hatton bahkan sempat mengunggah video latihannya di akun Instagram pribadinya, @rickyhitmanhatton. Hingga sekarang, penyebab pasti kematiannya belum diungkapkan secara detail. Jajaran polisi Greater Manchester menggarisbawahi bahwa insiden tersebut tidak dikategorikan sebagai perkara mencurigakan. Prestasi Ricky Hatton Terdapat beberapa prestasi utamanya dalam juara dunia tinju, meliputi: 1. Juara dunia Light-Welterweight (2005): Merebut gelar IBF setelah mengalahkan Kostya Tszyu. 2. Juara dunia Welterweight (2006): Berhasil meraih sahuk WBA setelah mengalahkan Carlos Maussa. 3. Juara Dunia Welterweight (2007): Mempertahankan gelar WBA dengan mengalahkan Floyd Mayweather Jr. 4. Juara Dunia Welterweight (2009): Kembali berhasil mempertahankan sabuk WBA dengan mengalahkan Manny Pacquiao. Baca juga: Mantan juara dunia tinju Ricky Hatton meninggal dunia di usia 46 tahun Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2027 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kabar duka datang dari dunia kegiatan olahraga, khususnya tinju. Ricky Hatton, mantan juara dunia yang dijuluki The Hitman , dikabarkan meninggal dunia. Petinju asal Inggris itu ditemukan tak bernyawa di kediamannya yang berada di Hyde, Greater Manchester, pada Minggu pagi (14/09) sekitar pukul 06.45 waktu setempat.
Kabar tersebut juga telah dibenarkan oleh kepolisian setempat Greater Manchester. Dalam keterangan resminya mereka menyebutkan: "Kami mengkonfirmasi bahwa sebuah jenazah ditemukan di alamat Bowlacre Road, Gee Cross pada 06.45 hari minggu 14 September. Kematian ini tidak diperlakukan sebagai peristiwa hukum mencurigakan" ditulis oleh kepolisian dalam pernyataan secara resmi.
Lalu, siapakah sebenarnya sosok Ricky Hatton yang dikenal luas di ring tinju dunia? Berikut profilnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Latar belakang dan awal karir Ricky Hatton
Ricky Hatton lahir di Stockport pada 6 Oktober 1987. Perjalanannya di dunia tinju dimulai pada 1997, dan sejak itu ia menorehkan sejumlah kemenangan penting. Berkat gaya bertarung-nya yang agresif, Hatton dengan cepat meraih popularitas besar di Inggris.
Dalam 15 tahun perjalanan profesionalnya, ia mencatatkan rekor impresif yakni 45 hasil maksimal, termasuk 32 kali menang dengan knock out , serta hanya 3 kali kalah. Dari sanalah namanya kian dikenal luas sebagai salah satu bintang muda asal Manchester yang bersinar di kancah tinju internasional.
Baca juga: Tiara Brown bersiap hadapi Gongora untuk pertahankan juara dunia WBC
Baca juga: Tiara Brown bersiap hadapi Gongora untuk pertahankan juara dunia WBC
Memulai sebagai petinju amatir pada akhir 1990-an, Hatton perlahan tapi pasti menanjak ke puncak dunia tinju. Ia tak hanya dikenal sebagai pe-tarung tangguh, tetapi juga diakui sebagai juara dunia di berbagai kelas, terutama light-welterweight (super lightweight ) dan welterweight .
Salah satu momen puncaknya terjadi pada Juni 2005. Saat itu, Hatton berhasil mengalahkan Kostya Tszyu, salah satu petinju kelas dunia, dalam perebutan gelar juara IBF kelas welter ringan. Kemenangan tersebut melambungkan reputasinya, menjadikan Hatton sebagai salah satu petinju papan atas yang diperhitungkan secara global.
Sosok inspiratif yang sempat menyandang gelar juara dunia itu menghembuskan napas terakhir pada Minggu (14/9). Kepergiannya mengejutkan banyak pihak, termasuk keluarga, sahabat, serta rekan-rekan seprofesi-nya.
Beberapa bulan sebelumnya, Hatton sempat mengumumkan rencananya untuk kembali ke ring pada Desember di Dubai, setelah masa pensiun-nya yang penuh tantangan.
Selama pensiun, ia harus berjuang melawan depresi, gangguan aspek kesehatan mental, dan penyalahgunaan alkohol. Meski begitu, ia bangkit kembali dengan menjadi arsitek tim sekaligus promotor lewat Hatton Promotions, yang turut berkontribusi pada perkembangan tinju di Inggris.
Baca juga: Petinju tak terkalahkan Mbilli dan Martinez naik ring untuk gelar WBC
Baca juga: Petinju tak terkalahkan Mbilli dan Martinez naik ring untuk gelar WBC
Beberapa hari sebelum meninggal, Hatton bahkan sempat mengunggah video latihannya di akun Instagram pribadinya, @rickyhitmanhatton.
Hingga kini, penyebab pasti kematiannya belum diungkapkan secara detail. Aparat korps bhayangkara Greater Manchester menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak dikategorikan sebagai kasus mencurigakan.
Terdapat beberapa prestasi utamanya dalam juara dunia tinju, meliputi:
1. Juara dunia Light-Welterweight (2005): Merebut gelar IBF setelah mengalahkan Kostya Tszyu.
2. Juara dunia Welterweight (2006): Berhasil meraih sahuk WBA setelah mengalahkan Carlos Maussa.
3. Juara Dunia Welterweight (2007): Mempertahankan gelar WBA dengan mengalahkan Floyd Mayweather Jr.
4. Juara Dunia Welterweight (2009): Kembali berhasil mempertahankan sabuk WBA dengan mengalahkan Manny Pacquiao.
Baca juga: Mantan juara dunia tinju Ricky Hatton meninggal dunia di usia 46 tahun
Baca juga: Mantan juara dunia tinju Ricky Hatton meninggal dunia di usia 46 tahun
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Suryanto Copyright © ANTARA 2027
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa tunas4d sangat relevan saat ini.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan tunas4d semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang tunas4d karena dianggap penting.