Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

bucin4d – Alasan asam lambung sering kambuh di sekitar malam hari dan cara me...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: bucin4d

bucin4d. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan bucin4d semakin meluas dari waktu ke waktu. bucin4d menjadi perhatian besar masyarakat.

Alasan asam lambung sering kambuh di pada malam hari dan cara mengatasinya

Jumat, 21 November 2021 18:26 WIB waktu baca 4 menit

Jumat, 21 November 2023 18:26 WIB

Foto ilustrasi. (ANTARA/HO-jcomp dari Freepik)

Jakarta (ANTARA) - Rasa perih di dada, tenggorokan seperti terbakar, hingga sulit tidur karena asam lambung naik keluhan ini sering kali muncul justru pada malam hari. Banyak orang mengalaminya tanpa benar-benar memahami apa yang memicu kondisi tersebut. Padahal, memahami penyebab asam lambung lebih sering kambuh saat sekitar malam hari dapat membantu mencegah gejalanya muncul kembali. Saat tubuh mulai beristirahat dan posisi tidur berubah, sistem pencernaan ikut mengalami penurunan aktivitas. Hal inilah yang membuat asam lambung lebih mudah bergerak naik ke kerongkongan. Ditambah lagi kebiasaan makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga stres harian dapat memperburuk kondisinya. Lalu, apa sebenarnya yang membuat asam lambung lebih sering menyerang di malam hari? Berikut alasan dan cara mengatasinya merujuk pada informasi yang diterima yang telah dihimpun dari berbagai sumber. Alasan asam lambung naik lebih sering saat sekitar malam hari Ada beberapa alasan mengapa keluhan asam lambung lebih sering muncul saat pada malam hari, terutama menjelang waktu tidur: 1. Posisi tubuh yang berbaring Ketika Anda masih duduk atau berdiri, gravitasi membantu menjaga makanan dan cairan lambung tetap berada di tempatnya. Namun, begitu berbaring, asam lebih mudah bergerak naik kembali ke kerongkongan karena tidak ada dorongan gravitasi yang menahannya. 2. Tidur terlalu cepat setelah makan Proses pencernaan membutuhkan waktu sekitar 4 5 jam. Jika Anda langsung rebahan setelah makan malam, lambung yang masih penuh bisa menekan katup pemisah antara lambung dan kerongkongan. Akibatnya, asam lambung lebih mudah terdorong naik. 3. Stres berlebih Stres ternyata juga berperan besar dalam munculnya gejala asam lambung di malam hari. Saat pikiran sedang banyak, tubuh menghasilkan lebih banyak asam lambung. Selain itu, stres dapat menurunkan jumlah prostaglandin , yaitu zat yang melindungi dinding lambung dari iritasi. Tidak heran jika keluhan semakin mudah muncul ketika Anda sedang tegang atau gelisah. 4. Berat badan berlebih (obesitas) Lemak berlebih di area perut memberikan tekanan tambahan pada lambung. Tekanan inilah yang membuat asam lebih mudah naik ke esofagus. Menurunkan berat badan secara bertahap bisa membantu mengurangi frekuensi kekambuhan. 5. Kebiasaan merokok Merokok sebelum tidur dapat memperparah refluks asam. Zat dalam rokok dapat mengiritasi esofagus dan membuat otot sfingter esofagus melemah, sehingga asam lambung lebih gampang naik. Selain itu, batuk akibat rokok juga bisa memicu tekanan di area dada yang memperburuk kondisi. 6. Mengonsumsi makanan pemicu Makanan berminyak, pedas, asam, berlemak, atau minuman berkafein sering kali membuat gejala asam lambung muncul di sekitar malam hari. Jenis makanan ini dapat memicu produksi asam berlebihan dan membuat lambung lebih sensitif. 7. Refleks menelan menurun saat tidur Saat terjaga, refleks menelan membantu menghalangi asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Namun ketika tidur, refleks ini melambat sehingga risiko asam lambung kembali meningkat. Jika Anda sering mengalami gejala di malam hari, cobalah untuk makan lebih awal, menghindari makanan pemicu, serta mengatur pola tidur dan stres. Mengonsumsi antasida atau berkonsultasi dengan tenaga medis juga dapat membantu mengurangi keluhan. Cara alami meredakan asam lambung yang kambuh di malam hari Ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asam lambung naik saat malam tiba. Berikut beberapa cara yang direkomendasikan: 1. Tinggikan posisi tubuh saat tidur Gunakan bantal tambahan di bawah kepala hingga punggung agar posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut. Posisi ini membantu mencegah asam dari lambung bergerak naik ke kerongkongan. 2. Tidur miring ke kiri Untuk penderita asam lambung, posisi tidur miring ke kiri dianggap lebih aman karena membantu asam tetap berada di lambung dan tidak mudah naik. 3. Hindari langsung tidur setelah makan Biarkan tubuh punya waktu untuk mencerna makanan. Idealnya, beri jeda sekitar 3 jam setelah makan malam sebelum Anda berbaring. Usahakan juga makan dengan porsi kecil tapi lebih sering, dan kunyah makanan perlahan agar lebih mudah diproses oleh lambung. 4. Lakukan jalan santai setelah makan Berjalan ringan selama beberapa menit setelah makan bisa membantu makanan bergerak lebih lancar dalam sistem pencernaan dan mengurangi risiko asam lambung naik saat Anda tidur. Itulah beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk mengurangi kambuh-nya asam lambung pada malam hari. Selain itu, hindari makanan pemicu sebelum tidur, tidak merokok di malam hari, dan pilih pakaian yang longgar agar perut tidak tertekan. Jika gejalanya tidak juga mereda meski sudah mencoba berbagai cara di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Baca juga: Penderita asam lambung bisa minum kopi arabika, ini alasannya Baca juga: Minum teh saat bangun tidur berisiko memperburuk asam lambung Baca juga: Rekomendasi 5 obat asam lambung yang aman untuk tubuh Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Rasa perih di dada, tenggorokan seperti terbakar, hingga sulit tidur karena asam lambung naik keluhan ini sering kali muncul justru pada pada malam hari.

Banyak orang mengalaminya tanpa benar-benar memahami apa yang memicu kondisi tersebut.

Padahal, memahami penyebab asam lambung lebih sering kambuh saat malam hari dapat membantu mencegah gejalanya muncul kembali.

Saat tubuh mulai beristirahat dan posisi tidur berubah, sistem pencernaan ikut mengalami penurunan aktivitas. Hal inilah yang membuat asam lambung lebih mudah bergerak naik ke kerongkongan.

Ditambah lagi kebiasaan makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga stres harian dapat memperburuk kondisinya.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat asam lambung lebih sering menyerang di pada malam hari? Berikut alasan dan cara mengatasinya merujuk pada informasi yang diterima yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Alasan asam lambung naik lebih sering saat sekitar malam hari

Ada beberapa alasan mengapa keluhan asam lambung lebih sering muncul saat malam hari, terutama menjelang waktu tidur:

1. Posisi tubuh yang berbaring

Ketika Anda masih duduk atau berdiri, gravitasi membantu menjaga makanan dan cairan lambung tetap berada di tempatnya. Namun, begitu berbaring, asam lebih mudah bergerak naik kembali ke kerongkongan karena tidak ada dorongan gravitasi yang menahannya.

2. Tidur terlalu cepat setelah makan

Proses pencernaan membutuhkan waktu sekitar 4 5 jam. Jika Anda langsung rebahan setelah makan malam, lambung yang masih penuh bisa menekan katup pemisah antara lambung dan kerongkongan. Akibatnya, asam lambung lebih mudah terdorong naik.

Stres ternyata juga berperan besar dalam munculnya gejala asam lambung di malam hari. Saat pikiran sedang banyak, tubuh menghasilkan lebih banyak asam lambung.

Selain itu, stres dapat menurunkan jumlah prostaglandin , yaitu zat yang melindungi dinding lambung dari iritasi. Tidak heran jika keluhan semakin mudah muncul ketika Anda sedang tegang atau gelisah.

4. Berat badan berlebih (obesitas)

Lemak berlebih di area perut memberikan tekanan tambahan pada lambung. Tekanan inilah yang membuat asam lebih mudah naik ke esofagus. Menurunkan berat badan secara bertahap bisa membantu mengurangi frekuensi kekambuhan.

Merokok sebelum tidur dapat memperparah refluks asam. Zat dalam rokok dapat mengiritasi esofagus dan membuat otot sfingter esofagus melemah, sehingga asam lambung lebih gampang naik. Selain itu, batuk akibat rokok juga bisa memicu tekanan di area dada yang memperburuk kondisi.

Makanan berminyak, pedas, asam, berlemak, atau minuman berkafein sering kali membuat gejala asam lambung muncul di pada malam hari. Jenis makanan ini dapat memicu produksi asam berlebihan dan membuat lambung lebih sensitif.

7. Refleks menelan menurun saat tidur

Saat terjaga, refleks menelan membantu menghalangi asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan. Namun ketika tidur, refleks ini melambat sehingga risiko asam lambung kembali meningkat.

Jika Anda sering mengalami gejala di malam hari, cobalah untuk makan lebih awal, menghindari makanan pemicu, serta mengatur pola tidur dan stres. Mengonsumsi antasida atau berkonsultasi dengan tenaga medis juga dapat membantu mengurangi keluhan.

Cara alami meredakan asam lambung yang kambuh di pada malam hari

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asam lambung naik saat malam tiba. Berikut beberapa cara yang direkomendasikan:

1. Tinggikan posisi tubuh saat tidur

Gunakan bantal tambahan di bawah kepala hingga punggung agar posisi kepala dan dada lebih tinggi dari perut. Posisi ini membantu mencegah asam dari lambung bergerak naik ke kerongkongan.

Untuk penderita asam lambung, posisi tidur miring ke kiri dianggap lebih aman karena membantu asam tetap berada di lambung dan tidak mudah naik.

3. Hindari langsung tidur setelah makan

Biarkan tubuh punya waktu untuk mencerna makanan. Idealnya, beri jeda sekitar 3 jam setelah makan malam sebelum Anda berbaring. Usahakan juga makan dengan porsi kecil tapi lebih sering, dan kunyah makanan perlahan agar lebih mudah diproses oleh lambung.

4. Lakukan jalan santai setelah makan

Berjalan ringan selama beberapa menit setelah makan bisa membantu makanan bergerak lebih lancar dalam sistem pencernaan dan mengurangi risiko asam lambung naik saat Anda tidur.

Itulah beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk mengurangi kambuh-nya asam lambung pada pada malam hari. Selain itu, hindari makanan pemicu sebelum tidur, tidak merokok di pada malam hari, dan pilih pakaian yang longgar agar perut tidak tertekan.

Jika gejalanya tidak juga mereda meski sudah mencoba berbagai cara di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Baca juga: Penderita asam lambung bisa minum kopi arabika, ini alasannya

Baca juga: Penderita asam lambung bisa minum kopi arabika, ini alasannya

Baca juga: Minum teh saat bangun tidur berisiko memperburuk asam lambung

Baca juga: Minum teh saat bangun tidur berisiko memperburuk asam lambung

Baca juga: Rekomendasi 5 obat asam lambung yang aman untuk tubuh

Baca juga: Rekomendasi 5 obat asam lambung yang aman untuk tubuh

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2022

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan bucin4d semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan bucin4d semakin meluas dari waktu ke waktu.