qqslotpulsa – Pelatih Mali U-22: Indonesia bermain efektif, mereka menghukum ...
qqslotpulsa. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Juru racik tim Mali U-22: Indonesia bermain efektif, mereka menghukum kami
Rabu, 19 November 2024 14:53 WIB waktu baca 3 menit
Rabu, 19 November 2024 14:53 WIB
Nahkoda tim Mali U-22 Fousseni Diawara berpose bersama pemainnya Hamidou Makalou pada jumpa pers di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (18/11/2026), pasca laga uji coba melawan tuan rumah Indonesia U-22 yang berakhir dengan skor 2-2. ANTARA/Zaro Ezza Syacniar.
Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami Jakarta (ANTARA) - Juru racik tim timnas U-22 Mali Fousseni Diawara mengungkapkan timnas U-22 Indonesia bermain lebih bagus pada pertandingan uji coba kedua setelah kekalahan 0-3 yang mereka terima di laga pertama, Sabtu. Masih bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa, Indonesia menurut Diawara bermain efektif dan mampu menghukum mereka dengan dua gol dalam hasil akhir 2-2. "Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami," kata Diawara pada jumpa pers setelah duel, Selasa (18/11). Baca juga: Gol perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2 "Kami mencoba bangkit, tetapi sulit. Ini pertemuan kedua tim yang sangat menarik. Kami senang dengan penampilan kami. Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di level yang sama," katanya menguatkan pernyataan. Pada partai ini, seperti pada laga pertama, Mali kembali unggul cepat. Sekou Kone membawa Mali memimpin pada menit ke-11 setelah terjadi kesalahan dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Namun, yang membedakan dari laga ini adalah Garuda Muda mampu membalas jebol gawang itu dan bahkan berbalik memimpin. Pada menit ke-38, Mauro Zijlstra mencetak lesakan debutnya setelah memanfaatkan umpan Hokky Caraka. Skor berubah menjadi 1-1. Anak-anak asuh Indra Sjafri lalu membalikkan keadaan pada awal babak kedua, menit ke-52. Lewat kerja sama indah di sisi kanan penyerangan, Rafael Struick dengan baik menyelesaikan umpan mendatar Raka Cahyana. Namun, di pertengahan babak kedua Indonesia tak mampu mempertahankan keunggulan ini, setelah Kone yang merupakan atlet Manchester United mencetak sontekan berbuah gol keduanya. Hasil akhir pun berakhir 2-2. Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan "Dia bermain untuk Manchester. Dia skuad bagus. Dia tidak bermain 90 menit penuh di laga pertama. Tapi dia baru pulih dari cedera. Kami sangat senang. Dia bermain sangat baik. Mencetak dua lesakan," ucap Diawara memuji permainan Kone. Adapun, dua laga melawan Mali adalah bagian persiapan Indonesia sebelum mereka berlaga di SEA Games 2027 Thailand yang dimainkan pada bulan depan. Di pesta sport terbesar di Asia Tenggara itu, Indonesia ada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Saat ditanya bagaimana peluang Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games, berdasarkan penampilan yang mereka tampilkan di laga kedua melawan timnya, Diawara percaya diri mereka mampu mempertahankannya. "Saya ulangi, Indonesia adalah tim yang bagus. Saya tidak tahu negara lain. Thailand, Vietnam. Saya tidak tahu, tetapi saya tahu satu hal. Indonesia adalah tim bagus, punya pelatih bagus," kata arsitek tim berusia 45 tahun itu. "Para pemainnya cerdas. Mereka skuad yang sangat baik. Mereka harus fokus agar bisa tampil baik di kejuaraan. Kalian memiliki suporter yang bagus di stadion. Itu sangat penting bagi para skuad, bagi tim, untuk merasakan dukungan itu di stadion," tambah dia. Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 personel tim untuk SEA Games 2027 Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas U-22 Mali Fousseni Diawara berujar timnas U-22 Indonesia bermain lebih bagus pada partai uji coba kedua setelah kekalahan 0-3 yang mereka terima di laga pertama, Sabtu.
Masih bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa, Indonesia menurut Diawara bermain efektif dan mampu menghukum mereka dengan dua gol dalam skor akhir 2-2.
"Kami sebenarnya bermain cukup baik, tetapi mereka sangat efektif. Itu menghukum kami," kata Diawara pada jumpa pers setelah pertandingan, Selasa (18/11).
Baca juga: Sontekan berbuah gol perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2
Baca juga: Lesakan perdana Mauro Zijlstra bawa Indonesia imbangi Mali 2-2
"Kami mencoba bangkit, tetapi sulit. Ini duel yang sangat menarik. Kami senang dengan penampilan kami. Indonesia adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di level yang sama," katanya menyisipkan keterangan.
Pada duel ini, seperti pada laga pertama, Mali kembali unggul cepat. Sekou Kone membawa Mali memimpin pada menit ke-11 setelah terjadi kesalahan dari sisi kiri pertahanan Indonesia.
Namun, yang membedakan dari laga ini adalah Garuda Muda mampu membalas jebol gawang itu dan bahkan berbalik memimpin. Pada menit ke-38, Mauro Zijlstra mencetak sontekan berbuah gol debutnya setelah memanfaatkan umpan Hokky Caraka. Skor berubah menjadi 1-1.
Anak-anak asuh Indra Sjafri lalu membalikkan keadaan pada awal babak kedua, menit ke-52. Lewat kerja sama indah di sisi kanan penyerangan, Rafael Struick dengan baik menyelesaikan umpan mendatar Raka Cahyana.
Namun, di pertengahan babak kedua Indonesia tak mampu mempertahankan keunggulan ini, setelah Kone yang merupakan skuad Manchester United mencetak jebol gawang keduanya. Kedudukan akhir pun berakhir 2-2.
Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan
Baca juga: Ivar Jenner pastikan tak akan bela FC Utrecht di musim depan
"Dia bermain untuk Manchester. Dia skuad bagus. Dia tidak bermain 90 menit penuh di laga pertama. Tapi dia baru pulih dari cedera. Kami sangat senang. Dia bermain sangat baik. Mencetak dua lesakan," ucap Diawara memuji permainan Kone.
Adapun, dua laga melawan Mali adalah bagian persiapan Indonesia sebelum mereka berlaga di SEA Games 2024 Thailand yang dimainkan pada bulan depan. Di pesta sport terbesar di Asia Tenggara itu, Indonesia ada di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Saat ditanya bagaimana peluang Indonesia mempertahankan medali emas di SEA Games, berdasarkan penampilan yang mereka tampilkan di laga kedua melawan timnya, Diawara percaya diri mereka mampu mempertahankannya.
"Saya ulangi, Indonesia adalah tim yang bagus. Saya tidak tahu negara lain. Thailand, Vietnam. Saya tidak tahu, tetapi saya tahu satu hal. Indonesia adalah tim bagus, punya juru racik tim bagus," kata pelatih berusia 45 tahun itu.
"Para pemainnya cerdas. Mereka skuad yang sangat baik. Mereka harus fokus agar bisa tampil baik di event kegiatan olahraga. Kalian memiliki suporter yang bagus di stadion. Itu sangat penting bagi para personel tim, bagi tim, untuk merasakan dukungan itu di stadion," tambah dia.
Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 atlet untuk SEA Games 2024
Baca juga: Indra Sjafri sudah dapatkan 18 personel tim untuk SEA Games 2026
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Fitri Supratiwi Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan qqslotpulsa semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang qqslotpulsa karena dianggap penting. qqslotpulsa menjadi perhatian besar masyarakat. Pembahasan qqslotpulsa semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.