Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

macauclub – KP2MI: Desa Migran Emas wujudkan ekosistem migrasi aman bagi PMI

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: macauclub

macauclub. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang macauclub karena dianggap penting. Banyak pihak menilai bahwa macauclub sangat relevan saat ini.

KP2MI: Desa Migran Emas wujudkan ekosistem migrasi aman bagi PMI

Rabu, 19 November 2022 23:55 WIB waktu baca 3 menit

Rabu, 19 November 2025 23:55 WIB

KP2MI memberikan pelatihan pengembangan usaha produktif bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya, di Kalimantan Utara, pada 13-15 November 2025. /ANTARA/HO-KP2MI.

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong program Desa Migran Emas untuk mewujudkan desa yang edukatif, maju, aman dan sejahtera sebagai ekosistem migrasi yang aman bagi pekerja migran Indonesia. "Desa Migran Emas dirancang sebagai model kolaboratif yang melibatkan otoritas, publik, lembaga kemasyarakatan, sektor swasta, hingga relawan desa," Direktur Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Produktif KP2MI, Sukarman, melalui keterangan pers KP2MI, di Jakarta, Rabu. Tujuan dari program tersebut, kata dia, adalah untuk memberikan perlindungan, layanan, serta pemberdayaan bagi pekerja migran dan keluarganya secara terpadu sejak dari desa, bukan hanya setelah pekerja migran bekerja di luar negeri. Sukarman berujar melalui program tersebut, KP2MI mendorong empat pilar utama yang merangkai kata "Emas" dari nama program tersebut, yaitu Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera. Edukatif artinya desa diharapkan mampu menyediakan ruang belajar, pelatihan, dan pusat informasi tentang migrasi secara prosedural. Maju berarti desa mendorong inovasi lokal, kewirausahaan migran, hingga transformasi tata kelola desa berbasis digital. Aman memastikan kembali pentingnya migrasi yang legal, terinformasi, dan terlindungi melalui regulasi desa, layanan aduan yang cepat hingga jaringan bantuan hukum. Adapun makna Sejahtera menekankan optimalisasi kondisi ekonomi desa melalui usaha produktif, PELAKU UMKM, hingga pengelolaan remitansi agar memberi dampak nyata bagi keluarga pekerja migran. Menurut Sukarman, desa yang ingin ditetapkan sebagai Desa Migran Emas harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain memiliki komunitas atau satgas perlindungan PMI tingkat desa atau kelurahan. Desa tersebut juga diharapkan memiliki infrastruktur layanan migrasi yang memadai, program pemberdayaan bagi PMI dan keluarganya, memiliki persentase pekerja migran prosedural cukup tinggi, memiliki kelompok usaha purna PMI dan program atau aktivitas perlindungan bagi pekerja migran secara berkelanjutan. "Sampai Desember 2023, total 70 desa di 16 provinsi dan 17 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai Desa Migran Emas," jelasnya. Sukarman memastikan kembali bahwa Desa Migran Emas bukan sekadar program administratif, melainkan inovasi kehidupan sosial yang menuntut komitmen desa dan keterlibatan aktif komunitas. Dengan kepemimpinan kolaboratif, seluruh unsur desa dilibatkan mulai dari perencanaan hingga evaluasi program. "Program ini juga ditopang 10 pilar layanan, mulai dari pencegahan PMI nonprosedural, perlindungan kemasyarakatan, bantuan hukum, pemulangan dan reintegrasi, pemberdayaan kondisi ekonomi, literasi keuangan, pemetaan sosial, penguatan kelembagaan desa, jejaring kerja, hingga inovasi pelayanan," kata Sukarman menyambung pernyataan. Dia menilai Desa Migran Emas sebagai strategi pemberdayaan yang sangat dibutuhkan, dan remitansi PMI selama ini terbukti menggerakkan perekonomian keluarga dan desa. Meski demikian, dia mencatat banyak PMI masih kesulitan untuk memulai usaha setelah kembali ke tanah air karena keterbatasan akses pelatihan, sektor teknologi, hingga pemasaran. Untuk itu, Desa Migran Emas diharapkan menjadi model pemberdayaan yang mengintegrasikan perlindungan, peningkatan kapasitas, dan pengembangan usaha berbasis komunitas. "Dengan tata kelola yang kuat, desa bisa menjadi motor penggerak kondisi ekonomi dan pusat inovasi bagi PMI serta keluarganya," katanya. Sukarman berharap program tersebut dapat memperkuat desa sebagai pusat literasi migrasi aman sekaligus memperluas kesempatan kondisi ekonomi berbasis komunitas. Desa Migran Emas juga diharapkan menjadi simbol bahwa migrasi bukan akhir perjalanan, melainkan awal perubahan menuju kesejahteraan yang lebih adil dan berkelanjutan, demikian katanya. Baca juga: KP2MI, Kemenpar selaraskan Desa Migran Emas dengan Desa Wisata Baca juga: Wamen P2Ml: Desa Migran Emas benteng pertama pengelolaan migrasi aman Pewarta: Katriana Editor: Primayanti Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendorong program Desa Migran Emas untuk mewujudkan desa yang edukatif, maju, aman dan sejahtera sebagai ekosistem migrasi yang aman bagi pekerja migran Indonesia.

"Desa Migran Emas dirancang sebagai model kolaboratif yang melibatkan jajaran eksekutif, warga setempat, lembaga sosial, sektor swasta, hingga relawan desa," Direktur Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Produktif KP2MI, Sukarman, melalui keterangan pers KP2MI, di Jakarta, Rabu.

Tujuan dari program tersebut, kata dia, adalah untuk memberikan perlindungan, layanan, serta pemberdayaan bagi pekerja migran dan keluarganya secara terpadu sejak dari desa, bukan hanya setelah pekerja migran bekerja di luar negeri.

Sukarman mengungkapkan melalui program tersebut, KP2MI mendorong empat pilar utama yang merangkai kata "Emas" dari nama program tersebut, yaitu Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera.

Edukatif artinya desa diharapkan mampu menyediakan ruang belajar, pelatihan, dan pusat informasi tentang migrasi secara prosedural. Maju berarti desa mendorong inovasi lokal, kewirausahaan migran, hingga transformasi tata kelola desa berbasis digital.

Aman menyiratkan dengan kuat pentingnya migrasi yang legal, terinformasi, dan terlindungi melalui regulasi desa, layanan aduan yang cepat hingga jaringan bantuan hukum.

Adapun makna Sejahtera menekankan optimalisasi kondisi ekonomi desa melalui usaha produktif, USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH, hingga pengelolaan remitansi agar memberi dampak nyata bagi keluarga pekerja migran.

Menurut Sukarman, desa yang ingin ditetapkan sebagai Desa Migran Emas harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain memiliki komunitas atau satgas perlindungan PMI tingkat desa atau kelurahan.

Desa tersebut juga diharapkan memiliki infrastruktur layanan migrasi yang memadai, program pemberdayaan bagi PMI dan keluarganya, memiliki persentase pekerja migran prosedural cukup tinggi, memiliki kelompok usaha purna PMI dan program atau aktivitas perlindungan bagi pekerja migran secara berkelanjutan.

"Sampai Desember 2023, total 70 desa di 16 provinsi dan 17 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai Desa Migran Emas," jelasnya.

Sukarman menyiratkan dengan kuat bahwa Desa Migran Emas bukan sekadar program administratif, melainkan inovasi kemasyarakatan yang menuntut komitmen desa dan keterlibatan aktif warga. Dengan kepemimpinan kolaboratif, seluruh unsur desa dilibatkan mulai dari perencanaan hingga evaluasi program.

"Program ini juga ditopang 10 pilar layanan, mulai dari pencegahan PMI nonprosedural, perlindungan kehidupan sosial, bantuan hukum, pemulangan dan reintegrasi, pemberdayaan kondisi ekonomi, literasi keuangan, pemetaan sosial, penguatan kelembagaan desa, jejaring kerja, hingga inovasi pelayanan," kata Sukarman menguatkan pernyataan.

Dia menilai Desa Migran Emas sebagai strategi pemberdayaan yang sangat dibutuhkan, dan remitansi PMI selama ini terbukti menggerakkan kondisi ekonomi keluarga dan desa.

Meski demikian, dia mencatat banyak PMI masih kesulitan untuk memulai usaha setelah kembali ke tanah air karena keterbatasan akses pelatihan, bidang teknologi, hingga pemasaran.

Untuk itu, Desa Migran Emas diharapkan menjadi model pemberdayaan yang mengintegrasikan perlindungan, peningkatan kapasitas, dan pengembangan usaha berbasis komunitas.

"Dengan tata kelola yang kuat, desa bisa menjadi motor penggerak perekonomian dan pusat inovasi bagi PMI serta keluarganya," katanya.

Sukarman berharap program tersebut dapat memperkuat desa sebagai pusat literasi migrasi aman sekaligus memperluas kesempatan kondisi ekonomi berbasis komunitas.

Desa Migran Emas juga diharapkan menjadi simbol bahwa migrasi bukan akhir perjalanan, melainkan awal perubahan menuju kesejahteraan yang lebih adil dan berkelanjutan, demikian katanya.

Baca juga: KP2MI, Kemenpar selaraskan Desa Migran Emas dengan Desa Wisata

Baca juga: KP2MI, Kemenpar selaraskan Desa Migran Emas dengan Desa Wisata

Baca juga: Wamen P2Ml: Desa Migran Emas benteng pertama pengelolaan migrasi aman

Baca juga: Wamen P2Ml: Desa Migran Emas benteng pertama pengelolaan migrasi aman

Pewarta: Katriana Editor: Primayanti Copyright © ANTARA 2022

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Topik macauclub sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik macauclub sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.