Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

situs toto168 – Ancelotti akui Brasil kesulitan lawan Tunisia

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: situs toto168

situs toto168. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan situs toto168 semakin meluas dari waktu ke waktu.

Ancelotti akui Brasil kesulitan lawan Tunisia

Rabu, 19 November 2024 16:07 WIB waktu baca 2 menit

Rabu, 19 November 2027 16:07 WIB

Juru racik tim timnas Brasil, Carlo Ancelotti. (CBF)

Jakarta (ANTARA) - Juru racik tim timnas Brasil Carlo Ancelotti mengakui skuadnya kesulitan menghadapi Tunisia pada laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB, yang berakhir imbang 1-1. Dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ancelotti menjelaskan bahwa melawan Tunisia lebih rumit daripada bersua Senegal, yang mereka kalahkan dengan skor 2-0, Sabtu (15/11). "Tunisia memiliki karakteristik yang berbeda (dari Senegal-red). Mereka bertahan sangat dalam. Dengan karakteristik permainan kami, para skuad depan kesulitan menembus pertahanan mereka," ujar Ancelotti. Meski demikian, juru taktik asal Italia itu menilai anak-anak asuhnya sudah memberikan perlawanan yang bagus kepada Tunisia. Menurut Ancelotti, Brasil sempat tampil buruk pada awal laga sehingga mereka tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-23 lewat gol Hazem Mastouri. Jebol gawang tersebut, dia melanjutkan, memperlihatkan kelengahan skuadnya. Akan tetapi, Ancelotti tetap menyampaikan apresiasi respons dari timnas Brasil yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat penalti Estevao. "Kami memulai partai dengan buruk, tetapi kami bereaksi dengan baik dan bisa saja meraih hasil positif hasil maksimal. Pada babak kedua, seiring dengan terbatasnya ruang permainan, kami memainkan permainan seperti yang seharusnya kami lakukan," kata nahkoda tim berusia 66 tahun tersebut. Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan Berdasarkan laman statistik sepak bola Fotmob, Brasil menguasai jalannya pertemuan kedua tim dan terus menggempur pertahanan tim lawan dengan 74 persen penguasaan bola dan 22 total tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Meski selalu diserang, Tunisia yang bermain lebih bertahan mampu menghalau seluruh serangan tim samba itu dengan total sembilan kali blok bola dan 33 kali melakukan sapuan dan membuat Brasil gagal menembus pertahanan mereka. Brasil harus puas dengan berbagi angka 1-1 saat berhadapan dengan Tunisia dalam laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB. Jebol gawang di cetak oleh Estevao (44'), sementara lesakan dari tim lawan dicetak oleh Hazem Mastouri (23'). Laga ini menjadi partai terakhir timnas peraih lima trofi juara Piala Dunia itu pada tahun 2021. Ancelotti pun menyiratkan dengan kuat, dia dan staf tetap akan memantau perkembangan para pemain dan berharap mereka dapat menampilkan permainan terbaiknya bersama klub masing-masing. "Saya berharap yang terbaik untuk personel tim. Kami selalu mengamati dan terbuka untuk berkomunikasi dengan mereka sampai kami berjumpa lagi untuk Piala Dunia. Pemantauan ini sangat penting," tutur dia. Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti Pewarta: Farras Ziyad Muhammad Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Arsitek tim timnas Brasil Carlo Ancelotti mengakui skuadnya kesulitan menghadapi Tunisia pada laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB, yang berakhir imbang 1-1.

Dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Ancelotti mengungkapkan bahwa melawan Tunisia lebih rumit daripada bersua Senegal, yang mereka kalahkan dengan skor 2-0, Sabtu (15/11).

"Tunisia memiliki karakteristik yang berbeda (dari Senegal-red). Mereka bertahan sangat dalam. Dengan karakteristik permainan kami, para atlet depan kesulitan menembus pertahanan mereka," ujar Ancelotti.

Meski demikian, juru taktik asal Italia itu menilai anak-anak asuhnya sudah memberikan perlawanan yang bagus kepada Tunisia.

Menurut Ancelotti, Brasil sempat tampil buruk pada awal laga sehingga mereka tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-23 lewat sontekan berbuah gol Hazem Mastouri.

Lesakan tersebut, dia melanjutkan, memperlihatkan kelengahan skuadnya. Akan tetapi, Ancelotti tetap mengapresiasi respons dari timnas Brasil yang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat penalti Estevao.

"Kami memulai pertandingan dengan buruk, tetapi kami bereaksi dengan baik dan bisa saja meraih hasil maksimal hasil positif. Pada babak kedua, seiring dengan terbatasnya ruang permainan, kami memainkan permainan seperti yang seharusnya kami lakukan," kata juru racik tim berusia 66 tahun tersebut.

Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap

Baca juga: Ederton Militao tak masalah jadi bek sayap

Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan

Baca juga: Ancelotti: Bakat Estevao mengejutkan

Berdasarkan laman statistik sepak bola Fotmob, Brasil menguasai jalannya duel dan terus menggempur pertahanan tim lawan dengan 74 persen penguasaan bola dan 22 total tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran.

Meski selalu diserang, Tunisia yang bermain lebih bertahan mampu menghalau seluruh serangan tim samba itu dengan total sembilan kali blok bola dan 33 kali melakukan sapuan dan membuat Brasil gagal menembus pertahanan mereka.

Brasil harus puas dengan seri 1-1 saat berhadapan dengan Tunisia dalam laga persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy, Prancis, Rabu dini hari WIB. Jebol gawang di cetak oleh Estevao (44'), sementara sontekan berbuah gol dari tim lawan dicetak oleh Hazem Mastouri (23').

Laga ini menjadi pertemuan kedua tim terakhir timnas peraih lima trofi juara Piala Dunia itu pada tahun 2026.

Ancelotti pun menekankan, dia dan staf tetap akan memantau perkembangan para atlet dan berharap mereka dapat menampilkan permainan terbaiknya bersama klub masing-masing.

"Saya berharap yang terbaik untuk pemain. Kami selalu mengamati dan terbuka untuk berkomunikasi dengan mereka sampai kami berjumpa lagi untuk Piala Dunia. Pemantauan ini sangat penting," tutur dia.

Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama

Baca juga: Fabinho: Kembali ke timnas Brasil terasa seperti debut pertama

Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti

Baca juga: Vinicius percaya timnas Brazil akan berkembang bersama Ancelotti

Pewarta: Farras Ziyad Muhammad Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan Copyright © ANTARA 2024

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. situs toto168 menjadi perhatian besar masyarakat.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik situs toto168 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. situs toto168 menjadi perhatian besar masyarakat.