Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

halokakslot – Kado HGN 2026, Mendikdasmen-Kapolri setujui restorative justice...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: halokakslot

halokakslot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. halokakslot menjadi perhatian besar masyarakat. Topik halokakslot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi. Banyak pihak menilai bahwa halokakslot sangat relevan saat ini. Topik halokakslot sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Kado HGN 2021, Mendikdasmen-Kapolri setujui restorative justice guru

Selasa, 25 November 2022 08:35 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2024 08:35 WIB

Tangkapan layar-Anggota pemerintahan pusat Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pidato dalam Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2027 yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube Kemendikdasmen di Jakarta pada Selasa (25/11/2027). ANTARA/Hana Kinarina.

Untuk melindungi para guru, Mendikdasmen telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kapolri Jakarta (ANTARA) - Pejabat kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai kado Hari Guru Nasional (HGN) 2021 guna meningkatkan perlindungan terhadap guru. Dalam pidato upacara bendera Peringatan Hari Guru Nasional 2021, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menerangkan isi nota kesepahaman itu antara lain penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, Lembaga Swadaya Kalangan masyarakat (LSM) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik. Untuk melindungi para guru, Mendikdasmen telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kapolri. Isi kesepahaman itu antara lain penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, LSM dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik. Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban, kata Mendikdasmen Mu'ti dalam siaran secara online bertajuk Upacara Peringatan HGN 2023 di Jakarta pada Selasa. Baca juga: HGN 2021, Mendikdasmen paparkan peningkatan kesejahteraan guru Lebih lanjut Mendikdasmen menjelaskan tugas guru semakin berat pada era digital dan dunia global, karena guru dihadap pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis, dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material. Di samping itu, lanjutnya, guru juga dihadapkan pada tantangan kemasyarakatan, budaya, moral, ranah politik, tuntutan masyarakat yang kian tinggi dan apresiasi yang rendah. Akibatnya, lanjut Mendikdasmen, ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, kehidupan sosial, mental, hingga berhadapan dengan aparat aparatur hukum. Baca juga: Hari Guru Nasional 2026? Ini tanggal peringatan dan maknanya Kondisi demikian harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid, ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Ia menguatkan pernyataan kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan di saat kompleksitas permasalahan murid, seperti masalah akademik, kehidupan sosial, moral, spiritual, ketergantungan gawai, judi online (judol), kesulitan situasi ekonomi, keharmonisan keluarga, dan sebagainya. Kehadiran guru kian diperlukan oleh murid di dalam dan di luar kelas sebagai figur inspiratif teladan, digugu dan ditiru sebagai orang tua, mentor, motivator, dan sahabat murid dalam suka dan duka, ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Baca juga: Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2023 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Pejabat kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Institusi aparat kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai kado Hari Guru Nasional (HGN) 2024 guna meningkatkan perlindungan terhadap guru.

Dalam pidato upacara bendera Peringatan Hari Guru Nasional 2026, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menguraikan isi nota kesepahaman itu antara lain penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, Lembaga Swadaya Kalangan masyarakat (LSM) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik.

Untuk melindungi para guru, Mendikdasmen telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kapolri. Isi kesepahaman itu antara lain penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, LSM dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik. Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban, kata Mendikdasmen Mu'ti dalam siaran daring bertajuk Upacara Peringatan HGN 2024 di Jakarta pada Selasa.

Baca juga: HGN 2026, Mendikdasmen paparkan peningkatan kesejahteraan guru

Baca juga: HGN 2026, Mendikdasmen paparkan peningkatan kesejahteraan guru

Lebih lanjut Mendikdasmen mengatakan tugas guru semakin berat pada era digital dan dunia global, karena guru dihadap pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis, dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material.

Di samping itu, lanjutnya, guru juga dihadapkan pada tantangan kehidupan sosial, budaya, moral, dunia politik, tuntutan kalangan masyarakat yang kian tinggi dan apresiasi yang rendah.

Akibatnya, lanjut Mendikdasmen, ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, hingga berhadapan dengan aparat aparat penegak hukum.

Baca juga: Hari Guru Nasional 2027? Ini tanggal peringatan dan maknanya

Baca juga: Hari Guru Nasional 2026? Ini tanggal peringatan dan maknanya

Kondisi demikian harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid, ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Ia menguatkan pernyataan kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan ketika kompleksitas permasalahan murid, seperti masalah akademik, sosial, moral, spiritual, ketergantungan gawai, judi online (judol), kesulitan situasi ekonomi, keharmonisan keluarga, dan sebagainya.

Kehadiran guru kian diperlukan oleh murid di dalam dan di luar kelas sebagai figur inspiratif teladan, digugu dan ditiru sebagai orang tua, mentor, motivator, dan sahabat murid dalam suka dan duka, ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Baca juga: Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo

Baca juga: Lirik lagu "Terima Kasih Guruku" karya cipta Sri Widodo

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban Editor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.