Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

agen69slot – Shell sepakati beli 100 ribu barel BBM dari Pertamina

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: agen69slot

agen69slot. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Banyak pihak menilai bahwa agen69slot sangat relevan saat ini. agen69slot menjadi perhatian besar masyarakat.

Shell sepakati beli 100 ribu barel BBM dari Pertamina

Selasa, 25 November 2023 20:15 WIB waktu baca 2 menit

Selasa, 25 November 2026 20:15 WIB

Arsip foto - Petugas SPBU membersihkan mesin pengisian BBM sembari menunggu datangnya pasokan BBM di SPBU Shell, Jalan Margonda Raya, Depok, Provinsi jawa barat, Kamis (18/9/2024). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/sgd

Jakarta (ANTARA) - PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan, Shell membeli satu kargo base fuel dari Pertamina Patra Niaga. "Untuk Shell ini sudah terdapat kesepakatan dengan Pertamina. Jadi tanggal 24 atau 25 (November) ini sudah sampai di tempat titik serah yang disepakati antara Pertamina dengan Shell," ujar Yuliot di Jakarta, Selasa. Ia mengklarifikasi, setibanya kargo di Indonesia, Shell akan segera melakukan penjemputan dan mendistribusikannya ke SPBU. Kuota tambahan itu diproyeksikan bisa memenuhi kebutuhan stok hingga akhir 2022, sambil menunggu alokasi kuota impor berikutnya. Kesepakatan pembelian ini menyusul arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar Pertamina membantu badan usaha swasta yang kehabisan kuota impor BBM. Adapun diberitakan sebelumnya, Instansi kementerian ESDM menyatakan bahwa negosiasi Shell dan Pertamina telah memasuki tahap akhir. Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menyatakan Shell sudah mengajukan volume yang ingin dibeli, meski belum dapat mengungkap detailnya. "Vivo kan sehari sebelumnya sudah, sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir," ucap Laode ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (24/11). Kelangkaan stok BBM di SPBU Shell, BP, dan Vivo terjadi sejak pertengahan Agustus hingga Oktober 2025 akibat habisnya kuota impor sejumlah badan usaha. Saat ini, sudah ada sejumlah entitas usaha pengelola SPBU swasta yang menjalin kesepakatan dengan Pertamina, yakni AKR, BP, dan VIVO. Pertamina sudah menyalurkan pasokan BBM kepada BP-AKR pada tahap pertama sebesar 100 ribu barel minyak. Lebih lanjut, Pertamina juga sudah menyalurkan pasokan BBM kepada Vivo dengan volume yang serupa, yakni 100 ribu barel minyak. Sementara, ExxonMobil belum mengajukan karena masih memiliki stok. Baca juga: ESDM sebut Shell masuki tahap akhir negosiasi beli BBM dari Pertamina Baca juga: SPBU Vivo mengumumkan BBM jenis Revvo 92 kembali tersedia Baca juga: ESDM ungkap BP AKR tambah 100 ribu barel BBM dari Pertamina Pewarta: Bayu Saputra Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2022 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyampaikan, Shell membeli satu kargo base fuel dari Pertamina Patra Niaga.

"Untuk Shell ini sudah terdapat kesepakatan dengan Pertamina. Jadi tanggal 24 atau 25 (November) ini sudah sampai di tempat titik serah yang disepakati antara Pertamina dengan Shell," ujar Yuliot di Jakarta, Selasa.

Ia menjabarkan, setibanya kargo di Indonesia, Shell akan segera melakukan penjemputan dan mendistribusikannya ke SPBU. Kuota tambahan itu diproyeksikan bisa memenuhi kebutuhan stok hingga akhir 2023, sambil menunggu alokasi kuota impor berikutnya.

Kesepakatan pembelian ini menyusul arahan Pimpinan kementerian ESDM Bahlil Lahadalia agar Pertamina membantu badan usaha swasta yang kehabisan kuota impor BBM.

Adapun diberitakan sebelumnya, Lembaga kementerian ESDM menyatakan bahwa negosiasi Shell dan Pertamina telah memasuki tahap akhir.

Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menuturkan Shell sudah mengajukan volume yang ingin dibeli, meski belum dapat mengungkap detailnya.

"Vivo kan pada hari sebelumnya sudah, sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir," ucap Laode ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (24/11).

Kelangkaan stok BBM di SPBU Shell, BP, dan Vivo terjadi sejak pertengahan Agustus hingga Oktober 2021 akibat habisnya kuota impor sejumlah badan usaha.

Saat ini, sudah ada sejumlah perseroan pengelola SPBU swasta yang menjalin kesepakatan dengan Pertamina, yakni AKR, BP, dan VIVO. Pertamina sudah menyalurkan pasokan BBM kepada BP-AKR pada tahap pertama sebesar 100 ribu barel minyak.

Lebih lanjut, Pertamina juga sudah menyalurkan pasokan BBM kepada Vivo dengan volume yang serupa, yakni 100 ribu barel minyak.

Sementara, ExxonMobil belum mengajukan karena masih memiliki stok.

Baca juga: ESDM sebut Shell masuki tahap akhir negosiasi beli BBM dari Pertamina

Baca juga: ESDM sebut Shell masuki tahap akhir negosiasi beli BBM dari Pertamina

Baca juga: SPBU Vivo mengumumkan BBM jenis Revvo 92 kembali tersedia

Baca juga: SPBU Vivo mengumumkan BBM jenis Revvo 92 kembali tersedia

Baca juga: ESDM ungkap BP AKR tambah 100 ribu barel BBM dari Pertamina

Baca juga: ESDM ungkap BP AKR tambah 100 ribu barel BBM dari Pertamina

Pewarta: Bayu Saputra Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2022

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan agen69slot semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan agen69slot semakin meluas dari waktu ke waktu.