Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

Mengenal forum APEC: Wadah kerja sama perekonomian Asia Pasifik – prediksi no...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: prediksi no togel yang akan keluar malam ini hongkong

prediksi no togel yang akan keluar malam ini hongkong. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.

Mengenal forum APEC: Wadah kerja sama ekonomi Asia Pasifik

Senin, 3 November 2022 13:05 WIB waktu baca 3 menit

Senin, 3 November 2022 13:05 WIB

Para kepala negara anggota APEC, termasuk Kepala pemerintahan RI Prabowo Subianto (sembilan kanan), berfoto bersama saat sesi penutupan KTT APEC 2021 di Gyeongju, Korea Selatan, Minggu (1/11/2026). ANTARA/Xinhua/Yao Dawei/aa.

Jakarta (ANTARA) - Forum kerja sama situasi ekonomi se-Asia Pasifik kembali menjadi sorotan setelah Kepala negara Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan dari tanggal 31 Oktober hingga 1 November 2026. APEC atau Asia Pacific Economic Cooperation merupakan wadah penting yang mempertemukan negara-negara di kawasan untuk membahas isu perdagangan, kinerja kondisi ekonomi, hingga stabilitas kawasan. Organisasi yang sudah berdiri lebih dari tiga dekade ini memainkan peran besar dalam membuka peluang kerja sama lintas negara, termasuk bagi Indonesia. Lantas, bagaimana perjalanan terbentuknya APEC? Simak ulasannya berikut ini mengenai perjalanan lahirnya APEC, merujuk pada informasi yang diterima yang telah dihimpun dari berbagai sumber Apa itu APEC? Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) merupakan sebuah forum kerja sama internasional yang beranggotakan negara-negara yang berada di sekitar Samudra Pasifik. Forum ini menjadi wadah kolaborasi di sektor ekonomi, perdagangan, dan kegiatan bisnis dengan tujuan memperkuat pertumbuhan dan hubungan antarnegara di kawasan Asia Pasifik. Tujuan dan peran utama Sejak awal, APEC dibentuk untuk mempercepat kemajuan perekonomian kawasan serta memperkuat integrasi regional. Forum ini mendorong penurunan hambatan perdagangan dan penanaman modal sehingga negara anggota dapat mengambil manfaat ekonomi secara lebih adil dan terbuka. Pada akhirnya, APEC diharapkan berperan sebagai penggerak laju pertumbuhan situasi ekonomi dunia. Sejarah pembentukan APEC Gagasan pembentukan APEC muncul dalam pertemuan multilateral para pemimpin di Canberra, Australia, pada 1989. Perdana Pejabat kementerian Australia saat itu, Bob Hawke, mengusulkan perlunya sebuah forum ekonomi yang menyatukan negara-negara Asia Pasifik. Tidak lama setelah itu, tepatnya sepuluh bulan kemudian, 12 negara bertemu kembali di Canberra dan secara resmi menyepakati berdirinya APEC. Kedua belas negara pendiri tersebut yaitu: Australia, Indonesia, Jepang, Korea, Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Selandia Baru, dan Brunei Darussalam. Perkembangan keanggotaan APEC terus berkembang seiring meningkatnya peran kawasan Asia Pasifik dalam ekonomi global. Berikut gelombang perluasan anggotanya: Tahun 1991: China, Hong Kong, dan Chinese Taipei bergabung Tahun 1993: Meksiko dan Papua Nugini turut masuk Tahun 1994: Chili bergabung Tahun 1998: Peru, Rusia, dan Vietnam menyusul Hingga sekarang, total anggota APEC berjumlah 21 keanggotaannya Transformasi APEC dalam diplomasi perekonomian Pada masa awal, APEC hanya menjadi ruang dialog aparatur senior serta anggota pemerintahan pusat pada rentang 1989 1992. Baru pada 1993, Kepala negara Amerika Serikat Bill Clinton menetapkan pertemuan tahunan Pemimpin Kondisi ekonomi APEC untuk memperkuat arah strategis dan kerja sama tingkat tinggi antarnegara anggota. Faktor pendorong lahirnya APEC Pembentukan APEC tidak terlepas dari dinamika global pada akhir 1980-an, antara lain: Kekhawatiran akan kegagalan Putaran Uruguay dalam negosiasi perdagangan internasional Perubahan besar dalam lanskap dunia politik dan situasi ekonomi Uni Soviet serta Eropa Timur Hal ini mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk memperkuat kerja sama ekonomi demi menjaga stabilitas kawasan. Misi APEC ke depan Pada pertemuan penting di Blake Island, Seattle, Amerika Serikat, para pemimpin APEC menyepakati visi besar bahwa forum ini akan ikut menggerakkan perekonomian dunia. Sejak saat itu, APEC terus menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai isu ekonomi global, dari perdagangan digital hingga ketahanan pangan. Baca juga: China akan perkuat APEC di garis depan perekonomian global Baca juga: Pemimpin APEC adopsi deklarasi bersama untuk perdalam kerja sama Baca juga: Xi umumkan Shenzhen jadi tuan rumah KTT APEC 2026 Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Forum kerja sama kondisi ekonomi se-Asia Pasifik kembali menjadi sorotan setelah Kepala pemerintahan Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan dari tanggal 31 Oktober hingga 1 November 2022.

APEC atau Asia Pacific Economic Cooperation merupakan wadah penting yang mempertemukan negara-negara di kawasan untuk membahas isu perdagangan, pertumbuhan ekonomi, hingga stabilitas kawasan. Organisasi yang sudah berdiri lebih dari tiga dekade ini memainkan peran besar dalam membuka peluang kerja sama lintas negara, termasuk bagi Indonesia.

Lantas, bagaimana perjalanan terbentuknya APEC? Simak ulasannya berikut ini mengenai perjalanan lahirnya APEC, mengacu pada informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber

Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) merupakan sebuah forum kerja sama internasional yang beranggotakan negara-negara yang berada di sekitar Samudra Pasifik. Forum ini menjadi wadah kolaborasi di sektor ekonomi, perdagangan, dan usaha dengan tujuan memperkuat pertumbuhan dan hubungan antarnegara di kawasan Asia Pasifik.

Sejak awal, APEC dibentuk untuk mempercepat kemajuan kondisi ekonomi kawasan serta memperkuat integrasi regional. Forum ini mendorong penurunan hambatan perdagangan dan penanaman modal sehingga negara anggota dapat mengambil manfaat situasi ekonomi secara lebih adil dan terbuka. Pada akhirnya, APEC diharapkan berperan sebagai penggerak laju pertumbuhan situasi ekonomi dunia.

Gagasan pembentukan APEC muncul dalam pertemuan multilateral para pemimpin di Canberra, Australia, pada 1989. Perdana Pejabat kementerian Australia saat itu, Bob Hawke, mengusulkan perlunya sebuah forum situasi ekonomi yang menyatukan negara-negara Asia Pasifik.

Tidak lama setelah itu, tepatnya sepuluh bulan kemudian, 12 negara bertemu kembali di Canberra dan secara resmi menyepakati berdirinya APEC. Kedua belas negara pendiri tersebut yaitu: Australia, Indonesia, Jepang, Korea, Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Selandia Baru, dan Brunei Darussalam.

APEC terus berkembang seiring meningkatnya peran kawasan Asia Pasifik dalam situasi ekonomi global. Berikut gelombang perluasan anggotanya:

Tahun 1991: China, Hong Kong, dan Chinese Taipei bergabung

Tahun 1993: Meksiko dan Papua Nugini turut masuk

Tahun 1998: Peru, Rusia, dan Vietnam menyusul

Sampai sekarang, total anggota APEC berjumlah 21 keanggotaannya

Transformasi APEC dalam diplomasi situasi ekonomi

Pada masa awal, APEC hanya menjadi ruang dialog perangkat pemerintah senior serta pimpinan kementerian pada rentang 1989 1992. Baru pada 1993, Kepala pemerintahan Amerika Serikat Bill Clinton menetapkan pertemuan tahunan Pemimpin Situasi ekonomi APEC untuk memperkuat arah strategis dan kerja sama tingkat tinggi antarnegara anggota.

Faktor pendorong lahirnya APEC

Pembentukan APEC tidak terlepas dari dinamika global pada akhir 1980-an, antara lain:

Kekhawatiran akan kegagalan Putaran Uruguay dalam negosiasi perdagangan internasional

Perubahan besar dalam lanskap ranah politik dan perekonomian Uni Soviet serta Eropa Timur

Hal ini mendorong negara-negara Asia Pasifik untuk memperkuat kerja sama perekonomian demi menjaga stabilitas kawasan.

Pada pertemuan penting di Blake Island, Seattle, Amerika Serikat, para pemimpin APEC menyepakati visi besar bahwa forum ini akan ikut menggerakkan perekonomian dunia. Sejak saat itu, APEC terus menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai isu perekonomian global, dari perdagangan digital hingga ketahanan pangan.

Baca juga: China akan perkuat APEC di garis depan perekonomian global

Baca juga: China akan perkuat APEC di garis depan perekonomian global

Baca juga: Pemimpin APEC adopsi deklarasi bersama untuk perdalam kerja sama

Baca juga: Pemimpin APEC adopsi deklarasi bersama untuk perdalam kerja sama

Baca juga: Xi umumkan Shenzhen jadi tuan rumah KTT APEC 2026

Baca juga: Xi umumkan Shenzhen jadi tuan rumah KTT APEC 2026

Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Topik prediksi no togel yang akan keluar malam ini hongkong sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.