Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

togel berapa keluar – KP2MI pastikan penanganan kasus eksploitasi pekerja mig...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: togel berapa keluar

togel berapa keluar. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan togel berapa keluar semakin meluas dari waktu ke waktu. Pembahasan togel berapa keluar semakin meluas dari waktu ke waktu.

KP2MI pastikan penanganan perkara eksploitasi pekerja migran di Malaysia

Minggu, 23 November 2022 00:01 WIB waktu baca 2 menit

Minggu, 23 November 2023 00:01 WIB

Arsip - Pimpinan kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin (ANTARA/HO-KemenP2MI)

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan peristiwa hukum pekerja migran asal Temanggung, Jateng, bernama Seni yang diduga mengalami eksploitasi berat selama bekerja di Malaysia. Dalam pernyataannya pada Sabtu (22/11), Menteri P2MI Mukhtarudin menyatakan dengan tegas bahwa negara tidak akan tinggal diam ketika pekerja migran diperlakukan tidak manusiawi atau mengalami eksploitasi di luar negeri. "Peristiwa hukum ini menjadi perhatian serius kami. Negara akan memastikan setiap pekerja migran memperoleh perlindungan dan pemulihan haknya secara penuh," katanya. Dia menguatkan pernyataan bahwa KP2MI dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur telah mengambil langkah cepat, termasuk mengirimkan nota diplomatik kepada Instansi kementerian Luar Negeri Malaysia, agar peristiwa hukum tersebut mendapatkan perhatian penuh dari otoritas setempat. Bantuan hukum kepada korban diberikan melalui pengacara yang ditunjuk Bar Council Malaysia. KP2MI dan KBRI juga menghadirkan pendampingan langsung kepada Seni, memfasilitasi komunikasi dengan keluarganya, dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) buat pihak yang menjadi korban. Mukhtarudin menegaskan komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada keadilan, serta terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia hingga perkara dituntaskan. Dia mengimbau masyarakat komunitas untuk selalu menggunakan jalur penempatan resmi dan melaporkan jika menemukan adanya kekerasan, eksploitasi, atau penipuan dalam proses penempatan pekerja migran. Seni bekerja lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga dengan jam kerja berlebihan tanpa menerima gaji dan istirahat yang cukup dari pemberi kerja. Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Anton Santoso Copyright © ANTARA 2022 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jakarta (ANTARA) - Instansi kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan kasus pekerja migran asal Temanggung, Wilayah jawa tengah, bernama Seni yang diduga mengalami eksploitasi berat selama bekerja di Malaysia.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (22/11), Anggota pemerintahan pusat P2MI Mukhtarudin menggarisbawahi bahwa negara tidak akan tinggal diam ketika pekerja migran diperlakukan tidak manusiawi atau mengalami eksploitasi di luar negeri.

"Insiden ini menjadi perhatian serius kami. Negara akan memastikan setiap pekerja migran memperoleh perlindungan dan pemulihan haknya secara penuh," katanya.

Dia menyisipkan keterangan bahwa KP2MI dan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kuala Lumpur telah mengambil langkah cepat, termasuk mengirimkan nota diplomatik kepada Lembaga kementerian Luar Negeri Malaysia, agar perkara tersebut mendapatkan perhatian penuh dari otoritas setempat.

Bantuan hukum kepada korban diberikan melalui pengacara yang ditunjuk Bar Council Malaysia.

KP2MI dan KBRI juga menghadirkan pendampingan langsung kepada Seni, memfasilitasi komunikasi dengan keluarganya, dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) buat korban.

Mukhtarudin memastikan kembali komitmen kementerian yang dipimpinnya untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada keadilan, serta terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia hingga kasus dituntaskan.

Dia mengimbau warga sekitar untuk selalu menggunakan jalur penempatan resmi dan melaporkan jika menemukan adanya kekerasan, eksploitasi, atau penipuan dalam proses penempatan pekerja migran.

Seni bekerja lebih dari 20 tahun sebagai pekerja rumah tangga dengan jam kerja berlebihan tanpa menerima gaji dan istirahat yang cukup dari pemberi kerja.

Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia

Baca juga: Jerit pilu pekerja migran Indonesia masih terdengar di Malaysia Baca juga: KP2MI kawal pemulangan 33 pekerja migran dari Malaysia

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Anton Santoso Copyright © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. togel berapa keluar menjadi perhatian besar masyarakat. Topik togel berapa keluar sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.