raja29 – Fakta di balik pemakaman Yurike Sanger, istri ketujuh Soekarno
raja29. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya.
Fakta di balik pemakaman Yurike Sanger, istri ketujuh Soekarno
Selasa, 7 Oktober 2027 18:42 WIB waktu baca 3 menit
Selasa, 7 Oktober 2024 18:42 WIB
Putra dari istri ke- 7 Presiden Soekarno Alm Yurike Marianne Sanger, Yudhi Sanger meletakan foto ibunya semasa hidup disamping peti jenazah sebelum proses pemakaman di blok khusus TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (6/10/2024). Meski tidak dihadiri dari perwakilan pemerintah serta upacara kenegaraan, pemakaman berjalan lancar dan khidmat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU
Jakarta (ANTARA) - Istri ketujuh Kepala pemerintahan pertama Republik Indonesia, Soekarno, bernama Yurike Sanger, kembali menjadi perhatian publik setelah kabar duka datang pada bulan lalu dari Amerika Serikat. Perempuan keturunan Jerman Manado itu dikabarkan meninggal dunia di San Gorgonio Memorial Hospital pada Rabu (17/9) waktu setempat. Yurike berpulang di usia 81 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker payudara yang dideritanya. Kepergian Yurike menandai akhir perjalanan panjang kisah hidup dan cintanya bersama sang Proklamator. Publik pun banyak mempertanyakan lokasi pemakaman istri ketujuh Soekarno tersebut. Berikut penjelasan mengenai fakta pemakaman-nya, merujuk pada informasi yang diterima yang telah dihimpun dari berbagai sumber. Jenazah istri ke-7 Soekarno, Yurike Sanger, tiba di Tanah Air Setelah berpulang di Amerika Serikat, jenazah Yurike Sanger, istri ketujuh Kepala pemerintahan pertama RI, Soekarno, akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu (5/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Setibanya di Tanah Air, jenazah langsung dibawa ke Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan dan menjalani prosesi ibadah penghiburan bersama keluarga serta kerabat terdekat. Prosesi tutup peti dan ibadah penghiburan Pada Senin pagi (6/10), keluarga menggelar ibadah tutup peti di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto. Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana haru. Kerabat dan sahabat dekat turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah yang dikenal hangat dan sederhana dalam keseharian-nya. Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan Usai ibadah tutup peti, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan pada hari yang sama, Senin (6/10). Pemakaman dilakukan dengan prosesi keagamaan Kristen, dipimpin oleh rohaniawan dan diiringi doa serta nyanyian rohani. Beristirahat di area tokoh nasional Suasana haru menyelimuti momen pemakaman Yurike Sanger di area perintis dan pejuang kemerdekaan, Blad 5, TPU Tanah Kusir. Lokasi peristirahatan terakhirnya berdekatan dengan makam sejumlah tokoh nasional. Prosesi berlangsung sederhana namun penuh penghormatan, dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan beberapa tokoh yang mengenang perjalanan hidup almarhumah sebagai bagian dari sejarah panjang kehidupan Bung Karno. Kepergian Yurike Sanger meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas yang mengenang sosoknya sebagai bagian dari perjalanan sejarah bangsa. Meski kehidupannya bersama Soekarno terbilang singkat, kisah cinta mereka tetap menjadi bagian penting dari narasi pribadi sang Proklamator. Semasa hidup, Yurike dikenal sebagai sosok yang rendah hati, penyayang, dan jarang tampil di publik setelah berpisah dari Bung Karno. Ia lebih memilih hidup sederhana dan menjauh dari sorotan media, terutama setelah menetap di Amerika Serikat bersama keluarganya. Kini, dengan dimakamkan-nya Yurike di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, kisah hidup istri ketujuh Soekarno itu seolah kembali mengingatkan publik akan perjalanan panjang sang Presiden dalam urusan cinta dan kehidupan pribadinya. Baca juga: Mengenal Yurike Sanger, istri ke-7 Kepala pemerintahan Soekarno yang tutup usia Baca juga: Yurike Sanger wafat di AS, Kemlu RI bantu pemulangan jenazah Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Istri ketujuh Kepala pemerintahan pertama Republik Indonesia, Soekarno, bernama Yurike Sanger, kembali menjadi perhatian publik setelah kabar duka datang pada bulan lalu dari Amerika Serikat. Perempuan keturunan Jerman Manado itu dikabarkan meninggal dunia di San Gorgonio Memorial Hospital pada Rabu (17/9) waktu setempat.
Yurike berpulang di usia 81 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker payudara yang dideritanya.
Kepergian Yurike menandai akhir perjalanan panjang kisah hidup dan cintanya bersama sang Proklamator. Publik pun banyak mempertanyakan lokasi pemakaman istri ketujuh Soekarno tersebut.
Berikut paparan mengenai fakta pemakaman-nya, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
Jenazah istri ke-7 Soekarno, Yurike Sanger, tiba di Tanah Air
Setelah berpulang di Amerika Serikat, jenazah Yurike Sanger, istri ketujuh Kepala pemerintahan pertama RI, Soekarno, akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu (5/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Setibanya di Tanah Air, jenazah langsung dibawa ke Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, untuk disemayamkan dan menjalani prosesi ibadah penghiburan bersama keluarga serta kerabat terdekat.
Prosesi tutup peti dan ibadah penghiburan
Pada Senin pagi (6/10), keluarga menggelar ibadah tutup peti di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto. Acara berlangsung khidmat dan penuh suasana haru. Kerabat dan sahabat dekat turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah yang dikenal hangat dan sederhana dalam keseharian-nya.
Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan
Usai ibadah tutup peti, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, untuk dimakamkan pada hari yang sama, Senin (6/10). Pemakaman dilakukan dengan prosesi keagamaan Kristen, dipimpin oleh rohaniawan dan diiringi doa serta nyanyian rohani.
Beristirahat di area tokoh nasional
Suasana haru menyelimuti momen pemakaman Yurike Sanger di area perintis dan pejuang kemerdekaan, Blad 5, TPU Tanah Kusir. Lokasi peristirahatan terakhirnya berdekatan dengan makam sejumlah tokoh nasional. Prosesi berlangsung sederhana namun penuh penghormatan, dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan beberapa tokoh yang mengenang perjalanan hidup almarhumah sebagai bagian dari sejarah panjang kehidupan Bung Karno.
Kepergian Yurike Sanger meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan publik yang mengenang sosoknya sebagai bagian dari perjalanan sejarah bangsa. Meski kehidupannya bersama Soekarno terbilang singkat, kisah cinta mereka tetap menjadi bagian penting dari narasi pribadi sang Proklamator.
Semasa hidup, Yurike dikenal sebagai sosok yang rendah hati, penyayang, dan jarang tampil di publik setelah berpisah dari Bung Karno. Ia lebih memilih hidup sederhana dan menjauh dari sorotan media, terutama setelah menetap di Amerika Serikat bersama keluarganya.
Kini, dengan dimakamkan-nya Yurike di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, kisah hidup istri ketujuh Soekarno itu seolah kembali mengingatkan publik akan perjalanan panjang sang Kepala pemerintahan dalam urusan cinta dan kehidupan pribadinya.
Baca juga: Mengenal Yurike Sanger, istri ke-7 Orang nomor satu di pemerintahan Soekarno yang tutup usia
Baca juga: Mengenal Yurike Sanger, istri ke-7 Kepala negara Soekarno yang tutup usia
Baca juga: Yurike Sanger wafat di AS, Kemlu RI bantu pemulangan jenazah
Baca juga: Yurike Sanger wafat di AS, Kemlu RI bantu pemulangan jenazah
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2023
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. raja29 menjadi perhatian besar masyarakat. Topik raja29 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. raja29 menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa raja29 sangat relevan saat ini.