perdana303 – AFC ingatkan pihak pemerintah Malaysia tak boleh campuri urusan FAM
perdana303. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan perdana303 semakin meluas dari waktu ke waktu. Berbagai sumber membahas tentang perdana303 karena dianggap penting. Topik perdana303 sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
AFC ingatkan jajaran eksekutif Malaysia tak boleh campuri urusan FAM
Kamis, 20 November 2022 15:04 WIB waktu baca 2 menit
Kamis, 20 November 2026 15:04 WIB
Logo Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). ANTARA/Handout/am.
Walaupun FAM sedang berkrisis, kementerian atau menterinya tidak boleh mengarahkan perangkat pemerintah FAM agar meletakkan jawatan (jabatan) Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor Paul John mengingatkan pemerintah Malaysia agar tidak mencampuri urusan Asosiasi Sepak bola Malaysia (FAM). Hubungan antara FAM dan FIFA kembali menjadi sorotan menyusul peringatan dari badan sepak bola dunia itu mengenai risiko keterlibatan otoritas, khususnya setelah skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh personel tim warisan Malaysia. Walaupun FAM sedang berkrisis, kementerian atau menterinya tidak boleh mengarahkan penjabat FAM agar meletakkan jawatan (jabatan). Mereka tidak boleh, karena mereka dipilih oleh afiliasi anggota, kata John seperti dikutip New Straits Times pada Kamis. Windsor mendukung pernyataan pengamat olahraga Datuk Christopher Raj yang menuturkan Lembaga kementerian Pemuda dan Kegiatan olahraga Malaysia (KBS) harus berhati-hati dan menghindari batasan yang dapat dianggap sebagai campur tangan politik. Ia menggarisbawahi bahwa meski FAM tengah menghadapi krisis setelah keputusan FIFA, pemangku kebijakan tidak dapat mengeluarkan arahan atau menekan pemangku jabatan FAM agar mundur karena kepemimpinan asosiasi dipilih oleh para afiliasi anggota melalui kongres. Windsor menuturkan pemangku kebijakan memang merupakan salah satu pemangku kepentingan utama dalam sepak bola Malaysia, namun perannya adalah mendukung pengembangan, bukan mengatur atau menentukan administrasi asosiasi. Baca juga: FIFA tolak banding FAM terkait pemalsuan dokumen 7 skuad naturalisasi Ia menyisipkan keterangan bahwa semua pernyataan yang dikeluarkan harus dibuat dengan hati-hati, karena salah tafsir juga bisa dianggap sebagai bentuk campur tangan. John kembali memastikan kembali bahwa pemerintah tidak boleh memberi instruksi, memengaruhi keputusan, atau terlibat dalam proses administratif internal FAM. Mereka tidak boleh campur tangan, tidak boleh memberi arahan, tidak boleh mempengaruhi, tegasnya, seraya melanjutkan bahwa integritas asosiasi harus dihormati sesuai regulasi FIFA. Saat ditanyai mengenai kasus-peristiwa hukum terbaru mengenai campur tangan pemerintah yang berujung skorsing, Windsor menyinggung contoh dari kawasan Asia Tenggara. Baru-baru ini, Brunei. Ada campur tangan pihak ketiga dalam proses pemilihan. FIFA dan AFC sudah membentuk komite normalisasi, katanya, merujuk peristiwa yang terjadi dalam dua bulan terakhir. Ia menerangkan bahwa keterlibatan pihak ketiga dalam pemilihan kepemimpinan secara langsung memengaruhi tata kelola sepak bola suatu negara dan memaksa FIFA serta AFC mengambil sikap tegas untuk memulihkan struktur administrasi. Baca juga: AFC minta perkara naturalisasi Malaysia selesai sebelum bulan Maret 2026 Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Jafar M Sidik Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) Datuk Seri Windsor Paul John mengingatkan pihak pemerintah Malaysia agar tidak mencampuri urusan Asosiasi Sepak bola Malaysia (FAM).
Hubungan antara FAM dan FIFA kembali menjadi sorotan menyusul peringatan dari badan sepak bola dunia itu mengenai risiko keterlibatan pemerintah, khususnya setelah skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh skuad warisan Malaysia.
Walaupun FAM sedang berkrisis, lembaga kementerian atau menterinya tidak boleh mengarahkan perangkat pemerintah FAM agar meletakkan jawatan (jabatan). Mereka tidak boleh, karena mereka dipilih oleh afiliasi anggota, kata John seperti dikutip New Straits Times pada Kamis.
Windsor mendukung pernyataan pengamat olahraga Datuk Christopher Raj yang menuturkan Instansi kementerian Pemuda dan Kegiatan olahraga Malaysia (KBS) harus berhati-hati dan menghindari batasan yang dapat dianggap sebagai campur tangan ranah politik.
Ia memastikan kembali bahwa meski FAM tengah menghadapi krisis setelah keputusan FIFA, pihak pemerintah tidak dapat mengeluarkan arahan atau menekan pejabat FAM agar mundur karena kepemimpinan asosiasi dipilih oleh para afiliasi anggota melalui kongres.
Windsor menjelaskan jajaran eksekutif memang merupakan salah satu pemangku kepentingan utama dalam sepak bola Malaysia, namun perannya adalah mendukung pengembangan, bukan mengatur atau menentukan administrasi asosiasi.
Baca juga: FIFA tolak banding FAM terkait pemalsuan dokumen 7 pemain naturalisasi
Baca juga: FIFA tolak banding FAM terkait pemalsuan dokumen 7 skuad naturalisasi
Ia melanjutkan bahwa semua pernyataan resmi harus dibuat dengan hati-hati, karena salah tafsir juga bisa dianggap sebagai bentuk campur tangan.
John kembali menegaskan bahwa pihak pemerintah tidak boleh memberi instruksi, memengaruhi keputusan, atau terlibat dalam proses administratif internal FAM.
Mereka tidak boleh campur tangan, tidak boleh memberi arahan, tidak boleh mempengaruhi, tegasnya, seraya menyambung pernyataan bahwa integritas asosiasi harus dihormati sesuai regulasi FIFA.
Saat ditanyai mengenai kasus-insiden terbaru mengenai campur tangan aparatur negara yang berujung skorsing, Windsor menyinggung contoh dari kawasan Asia Tenggara.
Baru-baru ini, Brunei. Ada campur tangan pihak ketiga dalam proses pemilihan. FIFA dan AFC sudah membentuk komite normalisasi, katanya, merujuk kejadian yang terjadi dalam dua bulan terakhir.
Ia mengklarifikasi bahwa keterlibatan pihak ketiga dalam pemilihan kepemimpinan secara langsung memengaruhi tata kelola sepak bola suatu negara dan memaksa FIFA serta AFC mengambil langkah tegas untuk memulihkan struktur administrasi.
Baca juga: AFC minta perkara naturalisasi Malaysia selesai sebelum bulan Maret 2026
Baca juga: AFC minta kasus naturalisasi Malaysia selesai sebelum bulan Maret 2026
Pewarta: A Rauf Andar Adipati Editor: Jafar M Sidik Copyright © ANTARA 2021
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pihak menilai bahwa perdana303 sangat relevan saat ini.