Tompel69 - Obat Gacor Terlaris Login Dan Daftar Tompel69

Kumpulan artikel otomatis dengan berbagai topik.

alamat kontak adalah – Bank Jatim gandeng Kemenhaj tingkatkan pengelolaan keu...

Ditulis ulang otomatis • Keyword utama: alamat kontak adalah

alamat kontak adalah. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Topik alamat kontak adalah sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.

Bank Jatim gandeng Kemenhaj tingkatkan pengelolaan keuangan haji

Selasa, 25 November 2023 17:34 WIB waktu baca 3 menit

Selasa, 25 November 2022 17:34 WIB

PT Bank Pembangunan Daerah Jatim Tbk (Bank Jatim) melalui Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Lembaga kementerian Haji dan Umrah di Jakarta, Selasa (25/11/12025). (ANTARA/HO-Bank Jatim)

Melalui kerjasama ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi para calon jamaah haji dan mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jatim Tbk (Bank Jatim) melalui Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Instansi kementerian Haji dan Umrah tentang penyediaan dan pemanfaatan produk serta layanan jasa sektor perbankan syariah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Melalui kerjasama ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi para calon jamaah haji dan mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya," kata Direktur Bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo di Surabaya, Selasa. Tonny menjabarkan ruang lingkup dari MoU yang ditandatangani itu mencakup beberapa hal yaitu pembukaan rekening untuk setoran biaya haji dan umrah, pengelolaan data informasi terkait pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan jemaah, serta penyaluran dana biaya penyelenggaraan ibadah haji. Ia menuturkan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan pembaruan kerja sama karena sebelumnya urusan haji dan umrah berada di bawah Lembaga kementerian Agama namun sekarang sudah berdiri sendiri di bawah Lembaga kementerian Haji dan Umrah. Ia menyampaikan penunjukan UUS Bank Jatim sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BPIH) merupakan kehormatan besar dan tanggung jawab yang akan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan integritas oleh perseroan. Hal ini juga merupakan kesempatan bagi Bank Jatim untuk turut memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat Indonesia. Untuk mempermudah komunitas khususnya generasi milenial mempersiapkan diri berangkat haji, UUS Bank Jatim memiliki produk Tabungan Haji iB Amanah yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan anak muda. Tabungan Haji iB Amanah merupakan simpanan dalam mata uang rupiah (IDR) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dan dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi haji (regular) dengan sistem setoran bebas atau bulanan. Akad yang digunakan adalah Mudharabah Mutiaqah yang memiliki keunggulan salah satunya yaitu proses mendapatkan nomor porsi haji lebih mudah karena UUS Bank Jatim terkoneksi secara online dengan Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Di waktu yang sama, Pimpinan kementerian Haji dan Umrah Irfan Yusuf menyebutkan puluhan BPS BPIH tersebut bertugas menerima setoran awal dan setoran lunas biaya dari calon jamaah haji untuk penyelenggaraan ibadah haji. BPS BPIH juga mengelola rekening tabungan yang dibuka calon jamaah haji untuk tujuan pembayaran setoran awal BPIH reguler atau BPIH Khusus. Kegiatan usaha BPS BPIH harus berdasar prinsip syariah untuk memastikan semua transaksi dan pengelolaan dana sesuai dengan ketentuan hukum Islam, ujar Irfan. Irfan berharap kerja sama ini dapat memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji dan memastikan pengelolaan dana yang lebih amanah sesuai prinsip syariah. "Kami percaya seluruh BPS BPIH akan menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam menjaga, menghimpun, dan mengoptimalisasi dana haji dengan sebaik-baiknya," katanya. Baca juga: UUS Bank Jatim resmi jadi Bank Penerima Setoran BPIH 2024-2027 Baca juga: Bank Jatim siap dukung aparatur negara perkuat ekosistem keuangan syariah Baca juga: Setelah Himbara, Purbaya berniat guyur dana aparatur negara ke bank daerah Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2021 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Wilayah jawa timur Tbk (Bank Jatim) melalui Bank Jatim Unit Usaha Syariah (UUS) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Haji dan Umrah tentang penyediaan dan pemanfaatan produk serta layanan jasa sektor perbankan syariah dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Melalui kerjasama ini kami berharap dapat memberikan nilai tambah bagi para calon jamaah haji dan mendukung suksesnya pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya," kata Direktur Kegiatan bisnis Mikro, Ritel, dan Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo di Surabaya, Selasa.

Tonny menerangkan ruang lingkup dari MoU yang ditandatangani itu mencakup beberapa hal yaitu pembukaan rekening untuk setoran biaya haji dan umrah, pengelolaan data informasi terkait pendaftaran, pembatalan, dan pelunasan jemaah, serta penyaluran dana biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Ia menuturkan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan pembaruan kerja sama karena sebelumnya urusan haji dan umrah berada di bawah Lembaga kementerian Agama namun sekarang sudah berdiri sendiri di bawah Instansi kementerian Haji dan Umrah.

Ia menuturkan penunjukan UUS Bank Jatim sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BPIH) merupakan kehormatan besar dan tanggung jawab yang akan dilaksanakan dengan penuh komitmen dan integritas oleh perseroan.

Hal ini juga merupakan kesempatan bagi Bank Jatim untuk turut memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji bagi publik Indonesia.

Untuk mempermudah komunitas khususnya generasi milenial mempersiapkan diri berangkat haji, UUS Bank Jatim memiliki produk Tabungan Haji iB Amanah yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan anak muda.

Tabungan Haji iB Amanah merupakan simpanan dalam mata uang idr (IDR) yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dan dipergunakan sebagai sarana untuk mendapatkan kepastian porsi haji (regular) dengan sistem setoran bebas atau bulanan.

Akad yang digunakan adalah Mudharabah Mutiaqah yang memiliki keunggulan salah satunya yaitu proses mendapatkan nomor porsi haji lebih mudah karena UUS Bank Jatim terkoneksi secara online dengan Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menyebutkan puluhan BPS BPIH tersebut bertugas menerima setoran awal dan setoran lunas biaya dari calon jamaah haji untuk penyelenggaraan ibadah haji.

BPS BPIH juga mengelola rekening tabungan yang dibuka calon jamaah haji untuk tujuan pembayaran setoran awal BPIH reguler atau BPIH Khusus.

Kegiatan usaha BPS BPIH harus berdasar prinsip syariah untuk memastikan semua transaksi dan pengelolaan dana sesuai dengan ketentuan hukum Islam, ujar Irfan.

Irfan berharap kerja sama ini dapat memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji dan memastikan pengelolaan dana yang lebih amanah sesuai prinsip syariah.

"Kami percaya seluruh BPS BPIH akan menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam menjaga, menghimpun, dan mengoptimalisasi dana haji dengan sebaik-baiknya," katanya.

Baca juga: UUS Bank Jatim resmi jadi Bank Penerima Setoran BPIH 2024-2027

Baca juga: UUS Bank Jatim resmi jadi Bank Penerima Setoran BPIH 2024-2027

Baca juga: Bank Jatim siap dukung pemerintah perkuat ekosistem keuangan syariah

Baca juga: Bank Jatim siap dukung pemerintah perkuat ekosistem keuangan syariah

Baca juga: Setelah Himbara, Purbaya berniat guyur dana jajaran eksekutif ke bank daerah

Baca juga: Setelah Himbara, Purbaya berniat guyur dana pemerintah ke bank daerah

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah Editor: Biqwanto Situmorang Copyright © ANTARA 2022

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Pembahasan alamat kontak adalah semakin meluas dari waktu ke waktu.

Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang alamat kontak adalah karena dianggap penting. Pembahasan alamat kontak adalah semakin meluas dari waktu ke waktu.