bangkalan plaza – Dede Dina, Petarung Putri Asal Jawa barat Raih Sabuk Juara ...
bangkalan plaza. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai sumber membahas tentang bangkalan plaza karena dianggap penting. Topik bangkalan plaza sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi.
Dede Dina, fighter putri dari BFC bersama Ketua Umum Bandung Fighting Club (BFC), H. Edwin Senjaya. Foto: istimewa.
Dede Dina, fighter putri dari BFC bersama Ketua Umum Bandung Fighting Club (BFC), H. Edwin Senjaya. Foto: istimewa.
INFOJABAR.NEWS - Petarung putri asal Bandung Fighting Club ( BFC ), Dede Dina mengukir prestasi membanggakan, setelah meraih sabuk juara nasional tarung bebas (mixed martial art) One Pride kelas straw weight 52 Kg pada kejuaraan yang digelar di Hall A Basket Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/5/2025) malam WIB. Dede Dina mengalahkan petarung asal Shen Long Kungfu, Rishella Oska. Keberhasilan tersebut sekaligus mengikuti jejak petarung BFC lainnya seperti Gugun Gusman, Yudi Cahyadi, dan Ade Permana yang juga meraih sabuk juara nasional One Pride . Dia juga menjadi petarung putri pertama dari Wilayah jawa barat yang menjuarai kejuaraan tarung bebas bergengsi tersebut. Baca Juga : KONI Dan Kukuhkan Alat kelengkapan dewan dan Dewan Hakim Porprov XV/2026 Ketua Umum Bandung Fighting Club ( BFC ), Edwin Senjaya mengungkap bahwa sangat bangga dengan pencapaian yang diraih oleh Dede Dina sebab mampu meraih sabuk juara nasional di kelas straw weight 52 Kg putri. Alhamdulillah sepanjang pertarungan Dede Dina bisa mendominasi, bahkan di ronde dua sempat menjatuhkan, mengontrol lawan sepenuhnya, dan melakukan Ground n Pound terus memukuli lawan sebelum diselamatkan oleh bel berbunyi, jelas Edwin Senjaya kepada awak media, Selasa (6/5/2023) di Bandung . Dede Dina akhirnya Menang TKO di ronde ketiga, setelah pihak lawan melakukan lempar handuk sebagai tanda menyerah, lanjut Edwin Senjaya . Baca Juga : Pemkot Bandung Pastikan Kondusifitas Sambut Persib Juara Back To Back Dikatakan Edwin, pencapaian yang diraih oleh Dede Dina ini bisa menginspirasi petarung putri dari Dimana lainnya untuk bisa mengukir prestasi. Selama ini, BFC juga fokus untuk membina bibit-bibit petarung muda yang nantinya menjadi pelapis senior.
INFOJABAR.NEWS - Petarung putri asal Bandung Fighting Club ( BFC ), Dede Dina mengukir prestasi membanggakan, setelah meraih sabuk juara nasional tarung bebas (mixed martial art) One Pride kelas straw weight 52 Kg pada kejuaraan yang digelar di Hall A Basket Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/5/2027) malam WIB.
Dede Dina mengalahkan petarung asal Shen Long Kungfu, Rishella Oska. Keberhasilan tersebut sekaligus mengikuti jejak petarung BFC lainnya seperti Gugun Gusman, Yudi Cahyadi, dan Ade Permana yang juga meraih sabuk juara nasional One Pride .
Dia juga menjadi petarung putri pertama dari Dimana yang menjuarai kejuaraan tarung bebas bergengsi tersebut.
Baca Juga : KONI Dan Kukuhkan Komisi dan Dewan Hakim Porprov XV/2026
Ketua Umum Bandung Fighting Club ( BFC ), Edwin Senjaya mengaku sangat bangga dengan pencapaian yang diraih oleh Dede Dina sebab mampu meraih sabuk juara nasional di kelas straw weight 52 Kg putri.
Alhamdulillah sepanjang pertarungan Dede Dina bisa mendominasi, bahkan di ronde dua sempat menjatuhkan, mengontrol lawan sepenuhnya, dan melakukan Ground n Pound terus memukuli lawan sebelum diselamatkan oleh bel berbunyi, jelas Edwin Senjaya kepada awak media, Selasa (6/5/2023) di Bandung .
Dede Dina akhirnya Menang TKO di ronde ketiga, setelah pihak lawan melakukan lempar handuk sebagai tanda menyerah, lanjut Edwin Senjaya .
Baca Juga : Pemkot Bandung Pastikan Kondusifitas Sambut Persib Juara Back To Back
Dikatakan Edwin, pencapaian yang diraih oleh Dede Dina ini bisa menginspirasi petarung putri dari Dan lainnya untuk bisa mengukir prestasi. Selama ini, BFC juga fokus untuk membina bibit-bibit petarung muda yang nantinya menjadi pelapis senior. Pembahasan bangkalan plaza semakin meluas dari waktu ke waktu.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Pembahasan bangkalan plaza semakin meluas dari waktu ke waktu.