maruli simanjuntak agama – Rusia tunggu kabar resmi AS bahas rencana perdamai...
maruli simanjuntak agama. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. Pembahasan maruli simanjuntak agama semakin meluas dari waktu ke waktu.
Rusia tunggu kabar resmi AS bahas rencana perdamaian Ukraina
Selasa, 25 November 2024 11:29 WIB waktu baca 2 menit
Selasa, 25 November 2025 11:29 WIB
Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow, Rusia, 6 Januari 2023. (ANTARA/Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr/aa.)
Istanbul (ANTARA) - Pembantu Presiden Rusia untuk Urusan Luar Negeri Yuri Ushakov menjelaskan Washington diperkirakan 'segera" menghubungi Moskow untuk membahas rencana perdamaian AS bagi Ukraina secara langsung, meski belum ada kesepakatan formal terkait waktu dan delegasi. Ushakov menyebut Rusia menerima sinyal dari AS mengenai kemungkinan kontak, namun belum ada proposal resmi tentang siapa yang akan bertolak ke Moskow atau kapan pertemuan dimulai. Saya kira wajar menunggu AS menghubungi kami untuk pertemuan langsung dan memulai pembicaraan, kata Ushakov seperti dikutip Tass, Senin. Namun belum ada kesepakatan pasti, termasuk siapa yang datang dan kapan," katanya lagi, seraya menguatkan pernyataan, masih banyak spekulasi seputar rencana AS dan variannya. Moscow hanya mempercayai informasi yang disampaikan melalui saluran resmi. Rubio menyebut pertemuan Geneva dengan Ukraina memuaskan, dan ada 28 poin, juga 26 poin. Banyak informasi beredar. Sulit menentukan yang benar. Kami hanya percaya informasi resmi yang diterima, ujarnya. Ushakov mengonfirmasi Rusia mengetahui satu versi rencana AS yang sesuai pemahaman dari pertemuan Alaska awal tahun ini. Tidak semua, tapi banyak ketentuan dalam rencana ini sepenuhnya dapat diterima. Beberapa elemen lain butuh negosiasi formal dan rinci, kata Ushakov. Baca juga: Trump terus tekan Rusia-Ukraina demi perdamaian Saat ini ada 28 poin. Ketentuan ini memerlukan diskusi mendalam antar pihak, yang belum terjadi. Soal publikasi rancangan, Ushakov menekankan dokumen masih dalam tinjauan multilateral dan kemungkinan direvisi semua pihak. Ini masalah serius. Isi dokumen belum dibahas secara terstruktur dengan Rusia, jelasnya. Rencana AS 28 poin untuk mengakhiri perang lebih dari tiga setengah tahun itu dibahas di Geneva antara perwakilan AS, Ukraina, dan sekutu Eropa. Trump sempat menyatakan bahwa rencana tersebut belum menjadi tawaran final . Pernyataan Trump itu memicu kekhawatiran di Kyiv dan sekutunya. Rancangan tersebut meminta Ukraina menyerahkan wilayah tambahan, membatasi militer, dan meninggalkan ambisi bergabung NATO. Trump memberi Ukraina batas waktu hingga Kamis untuk menanggapi. Zelenskyy menyebutnya sebagai pilihan sulit: kehilangan martabat atau risiko kehilangan mitra penting. Pemimpin sembilan negara Eropa, Jepang, Kanada, dan pemangku jabatan UE memperingatkan pembatasan militer akan membuat Ukraina rentan serangan di masa depan. Sumber: Anadolu Baca juga: AS sebut perundingan damai Ukraina di Jenewa capai kemajuan besar Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2025 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Istanbul (ANTARA) - Pembantu Kepala negara Rusia untuk Urusan Luar Negeri Yuri Ushakov menyatakan Washington diperkirakan 'segera" menghubungi Moskow untuk membahas rencana perdamaian AS bagi Ukraina secara langsung, meski belum ada kesepakatan formal terkait waktu dan delegasi.
Ushakov menyebut Rusia menerima sinyal dari AS mengenai kemungkinan kontak, namun belum ada proposal resmi tentang siapa yang akan bertolak ke Moskow atau kapan pertemuan dimulai.
Saya kira wajar menunggu AS menghubungi kami untuk pertemuan langsung dan memulai pembicaraan, kata Ushakov seperti dikutip Tass, Senin.
Namun belum ada kesepakatan pasti, termasuk siapa yang datang dan kapan," katanya lagi, seraya menyisipkan keterangan, masih banyak spekulasi seputar rencana AS dan variannya. Moscow hanya mempercayai informasi yang disampaikan melalui saluran resmi.
Rubio menyebut pertemuan Geneva dengan Ukraina memuaskan, dan ada 28 poin, juga 26 poin. Banyak informasi beredar. Sulit menentukan yang benar. Kami hanya percaya informasi resmi yang diterima, ujarnya.
Ushakov mengonfirmasi Rusia mengetahui satu versi rencana AS yang sesuai pemahaman dari pertemuan Alaska permulaan tahun ini.
Tidak semua, tapi banyak ketentuan dalam rencana ini sepenuhnya dapat diterima. Beberapa elemen lain butuh negosiasi formal dan rinci, kata Ushakov.
Baca juga: Trump terus tekan Rusia-Ukraina demi perdamaian
Baca juga: Trump terus tekan Rusia-Ukraina demi perdamaian
Saat ini ada 28 poin. Ketentuan ini memerlukan diskusi mendalam antar pihak, yang belum terjadi.
Soal publikasi rancangan, Ushakov menekankan dokumen masih dalam tinjauan multilateral dan kemungkinan direvisi semua pihak.
Ini masalah serius. Isi dokumen belum dibahas secara terstruktur dengan Rusia, jelasnya.
Rencana AS 28 poin untuk mengakhiri perang lebih dari tiga setengah tahun itu dibahas di Geneva antara perwakilan AS, Ukraina, dan sekutu Eropa.
Trump sempat menyatakan bahwa rencana tersebut belum menjadi tawaran final . Pernyataan Trump itu memicu kekhawatiran di Kyiv dan sekutunya.
Rancangan tersebut meminta Ukraina menyerahkan wilayah tambahan, membatasi militer, dan meninggalkan ambisi bergabung NATO. Trump memberi Ukraina batas waktu hingga Kamis untuk menanggapi.
Zelenskyy menyebutnya sebagai pilihan sulit: kehilangan martabat atau risiko kehilangan mitra penting.
Pemimpin sembilan negara Eropa, Jepang, Kanada, dan penjabat UE memperingatkan pembatasan militer akan membuat Ukraina rentan serangan di masa depan.
Baca juga: AS sebut perundingan damai Ukraina di Jenewa capai kemajuan besar
Baca juga: AS sebut perundingan damai Ukraina di Jenewa capai kemajuan besar
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan Editor: Rahmad Nasution Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Banyak pihak menilai bahwa maruli simanjuntak agama sangat relevan saat ini. Banyak pihak menilai bahwa maruli simanjuntak agama sangat relevan saat ini. Berbagai sumber membahas tentang maruli simanjuntak agama karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru.