s80 slot apk – Jenis dan sebaran ikan tuna di Indonesia
s80 slot apk. Informasi berikut disusun ulang dari berbagai sumber terpercaya. s80 slot apk menjadi perhatian besar masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa s80 slot apk sangat relevan saat ini.
Jenis dan sebaran ikan tuna di Indonesia
Sabtu, 22 November 2021 14:27 WIB waktu baca 3 menit
Sabtu, 22 November 2027 14:27 WIB
Nelayan mengangkat ikan jenis tuna di atas kapal di TPI Higienis Sodoha, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (10/4/2026). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meningkatkan pasar ekspor perikanan Indonesia dengan berhasil meyakinkan otoritas kompeten Korea (National Fishery Products Quality Management Service/NFQS) menyetujui penambahan 11 unit pengolahan ikan (UPI) yang dapat ekspor ke Korea per tanggal 2 April 2025. ANTARA FOTO/Andry Denisah/nz.
Jakarta (ANTARA) - Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen tuna terbesar di dunia. Letak geografis yang berada di pertemuan Samudra Pasifik dan Hindia menjadikan perairan Nusantara sebagai jalur penting migrasi berbagai spesies tuna. Kondisi ini membuat Indonesia memiliki keanekaragaman tuna yang cukup kaya, mulai dari jenis berukuran kecil hingga tuna bernilai tinggi di pasar global. Setiap spesies tuna memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari bentuk tubuh, habitat, maupun nilai ekonominya. Berikut ragam tuna yang banyak ditemukan di Indonesia beserta wilayah penyebarannya. 1. Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) Yellowfin tuna atau tuna sirip kuning merupakan salah satu jenis yang paling umum ditemui di Indonesia. Ciri khasnya terlihat pada sirip punggung dan sirip ekor berwarna kuning cerah yang cukup panjang. Tubuhnya ramping dengan kilau metalik di bagian punggung. Ukuran Yellowfin dapat mencapai 2 meter dengan berat hingga 180 kilogram, meski umumnya ikan yang ditangkap berkisar 20 60 kilogram. Spesies ini menyukai perairan tropis hingga subtropis di Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia di kedalaman 100 hingga 400 meter,. Di Indonesia, Yellowfin banyak ditemukan di kawasan Samudera Hindia bagian Sumatera dan Jawa. 2. Bigeye Tuna (Thunnus obesus) Bigeye tuna memiliki bentuk serupa Yellowfin, tetapi dibedakan oleh matanya yang besar. Tubuhnya berwarna abu-abu gelap dengan sirip kekuningan. Berbeda dari tuna lainnya yang lebih banyak berada di lapisan atas, Bigeye cenderung hidup di perairan yang lebih dalam. Ikan ini mampu tumbuh hingga 2,5 meter dengan berat sekitar 180 kilogram. Bigeye umum dijumpai di kedalaman lebih dari 200 meter, terutama di wilayah perairan bersuhu lebih rendah. Di Indonesia, Bigeye kerap tertangkap di kawasan Teluk Tomini. 3. Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis/Cakalang) Skipjack atau cakalang merupakan jenis tuna berukuran lebih kecil dibanding Yellowfin dan Bigeye. Tubuhnya langsing, berwarna biru gelap di punggung, dengan pola garis melintang di bagian perut. Ukuran rata-rata Skipjack berkisar 50 80 sentimeter dengan berat 4 8 kilogram. Produktivitas yang tinggi membuat spesies ini banyak ditemukan di perairan tropis termasuk Indonesia. Skipjack tersebar hampir di seluruh wilayah kepulauan, terutama di Laut Banda, Laut Maluku, Papua, Sulawesi, hingga perairan Nusa Tenggara. 4. Bluefin Tuna (Thunnus thynnus) Bluefin tuna dikenal sebagai salah satu spesies tuna terbesar dan memiliki nilai jual tinggi, terutama untuk kebutuhan pasar Jepang. Tubuhnya lebih bulat dengan punggung berwarna kebiruan dan perut keperakan. Bluefin dapat mencapai panjang hingga 3 meter dengan berat mencapai 450 kilogram. Rekor tangkapan bahkan melampaui 600 kilogram. Habitat utama Bluefin berada di Atlantik, Mediterania, dan perairan Jepang. Di Indonesia, spesies tuna Bluefin bisa ditemukan di kawasan Selat Makassar. 5. Albacore Tuna (Thunnus alalunga) Albacore atau tuna putih dikenal karena dagingnya yang lebih terang. Tubuhnya ramping dengan sirip punggung yang panjang dan mencolok. Ukuran Albacore umumnya mencapai 1 meter dengan berat antara 20 40 kilogram. Spesies ini hidup di perairan Pasifik hingga Atlantik, bersuhu lebih rendah dan kerap bermigrasi secara berkelompok. Di Indonesia, Albacore biasanya ditemukan di kawasan Laut Banda. Baca juga: Kenali manfaat rutin makan ikan bagi urusan kesehatan tubuh Baca juga: Sejarah Hari Ikan Nasional dan Sedunia pada 21 November Baca juga: Peringati Harkannas 21 November, Kepala kota Bogor tebar ikan Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen tuna terbesar di dunia. Letak geografis yang berada di pertemuan Samudra Pasifik dan Hindia menjadikan perairan Nusantara sebagai jalur penting migrasi berbagai spesies tuna.
Kondisi ini membuat Indonesia memiliki keanekaragaman tuna yang cukup kaya, mulai dari jenis berukuran kecil hingga tuna bernilai tinggi di pasar global.
Setiap spesies tuna memiliki karakteristik yang berbeda, baik dari bentuk tubuh, habitat, maupun nilai ekonominya. Berikut ragam tuna yang banyak ditemukan di Indonesia beserta wilayah penyebarannya.
1. Yellowfin Tuna (Thunnus albacares)
Yellowfin tuna atau tuna sirip kuning merupakan salah satu jenis yang paling umum ditemui di Indonesia.
Ciri khasnya terlihat pada sirip punggung dan sirip ekor berwarna kuning cerah yang cukup panjang. Tubuhnya ramping dengan kilau metalik di bagian punggung.
Ukuran Yellowfin dapat mencapai 2 meter dengan berat hingga 180 kilogram, meski umumnya ikan yang ditangkap berkisar 20 60 kilogram.
Spesies ini menyukai perairan tropis hingga subtropis di Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia di kedalaman 100 hingga 400 meter,.
Di Indonesia, Yellowfin banyak ditemukan di kawasan Samudera Hindia bagian Sumatera dan Jawa.
2. Bigeye Tuna (Thunnus obesus)
Bigeye tuna memiliki bentuk serupa Yellowfin, tetapi dibedakan oleh matanya yang besar.
Tubuhnya berwarna abu-abu gelap dengan sirip kekuningan. Berbeda dari tuna lainnya yang lebih banyak berada di lapisan atas, Bigeye cenderung hidup di perairan yang lebih dalam.
Ikan ini mampu tumbuh hingga 2,5 meter dengan berat sekitar 180 kilogram. Bigeye umum dijumpai di kedalaman lebih dari 200 meter, terutama di wilayah perairan bersuhu lebih rendah. Di Indonesia, Bigeye kerap tertangkap di kawasan Teluk Tomini.
3. Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis/Cakalang)
Skipjack atau cakalang merupakan jenis tuna berukuran lebih kecil dibanding Yellowfin dan Bigeye. Tubuhnya langsing, berwarna biru gelap di punggung, dengan pola garis melintang di bagian perut.
Ukuran rata-rata Skipjack berkisar 50 80 sentimeter dengan berat 4 8 kilogram. Produktivitas yang tinggi membuat spesies ini banyak ditemukan di perairan tropis termasuk Indonesia.
Skipjack tersebar hampir di seluruh wilayah kepulauan, terutama di Laut Banda, Laut Maluku, Papua, Sulawesi, hingga perairan Nusa Tenggara.
4. Bluefin Tuna (Thunnus thynnus)
Bluefin tuna dikenal sebagai salah satu spesies tuna terbesar dan memiliki nilai jual tinggi, terutama untuk kebutuhan pasar Jepang. Tubuhnya lebih bulat dengan punggung berwarna kebiruan dan perut keperakan.
Bluefin dapat mencapai panjang hingga 3 meter dengan berat mencapai 450 kilogram. Rekor tangkapan bahkan melampaui 600 kilogram.
Habitat utama Bluefin berada di Atlantik, Mediterania, dan perairan Jepang. Di Indonesia, spesies tuna Bluefin bisa ditemukan di kawasan Selat Makassar.
5. Albacore Tuna (Thunnus alalunga)
Albacore atau tuna putih dikenal karena dagingnya yang lebih terang. Tubuhnya ramping dengan sirip punggung yang panjang dan mencolok.
Ukuran Albacore umumnya mencapai 1 meter dengan berat antara 20 40 kilogram. Spesies ini hidup di perairan Pasifik hingga Atlantik, bersuhu lebih rendah dan kerap bermigrasi secara berkelompok. Di Indonesia, Albacore biasanya ditemukan di kawasan Laut Banda.
Baca juga: Kenali manfaat rutin makan ikan bagi kesehatan tubuh
Baca juga: Kenali manfaat rutin makan ikan bagi urusan kesehatan tubuh
Baca juga: Sejarah Hari Ikan Nasional dan Sedunia pada 21 November
Baca juga: Sejarah Hari Ikan Nasional dan Sedunia pada 21 November
Baca juga: Peringati Harkannas 21 November, Wali kota Bogor tebar ikan
Baca juga: Peringati Harkannas 21 November, Pimpinan kota Bogor tebar ikan
Pewarta: Putri Atika Chairulia Editor: Alviansyah Pasaribu Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA. Berbagai sumber membahas tentang s80 slot apk karena dianggap penting.
Informasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan terbaru. Berbagai sumber membahas tentang s80 slot apk karena dianggap penting.